lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Partisipasi pemuda sangat kurang pada Pemilu pada Januari 2024 tadi.
Alhasil, Gerakan Indonesia Muda (GIM) Kalsel merasa resah dengan banyaknya anak muda yang memilih golput kala itu.
Keresahan itu terwujudnya Ngobrol bersama Pemuda Indonesia (Ngopi) di Hukai Coffe Jalan Hikmah Banua, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini membicara tentang peran pemuda dalam memeriah pesta demokrasi, melibatkan puluhan anak muda Kalsel.
Kabid Kajian Strategis GIM Kalsel, Rahmat Nafis Alwan menjelaskan, partisipasi pemuda dalam pesta demokrasi merupakan salah satu hal fundamental yang wajib ditekankan sebagai generasi yang menentukan masa depan bangsa.
“Sehingga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para pemuda mampu untuk saling bertukar pikiran dan mengasah nalar kritis mereka terhadap urgensi peran pemuda dalam Pesta Demokrasi,” imbuhnya.
Disisi lain, salah satu pemantik ngopi, C Ony Varandi menambahkan, meningkatkan partisipasi pada pilkada menjadi tanggung jawab semua pihak. Baik penyelenggara, peserta, maupun pemilih.
“Khusus anak muda, sangat penting untuk saling merangkul untuk menyukseskan pemilihan serentak ini,” katanya.
Menurut anak muda asal Tanah Bumbu itu, menggunakan hak pilih, artinya kita telah sedikit berperan menentukan masa depan Banua selama lima tahun ke depan.
“Boleh jadi pilihan kita berbeda. Namun kita harus tetap menjaga persatuan, saling mengingatkan agar menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.


