lenterakalimantan.com, PARINGIN – SD Negeri Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi, menjadi salah satu peserta dalam ajang penilaian Lomba Sekolah Sehat tingkat Kabupaten Balangan.
Penilaian ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebuah upaya dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, tentunya bagi Generasi Emas Balangan sehat.
Hal ini diungkapkan salah seorang Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten Balangan, Mispuana Olfa, Selasa (18/2/2025).
“Kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana, peran sekolah di Kabupaten Balangan, dalam melakukan upaya penerapan pola hidup sehat. Dari lomba ini setiap kecamatan mengirim tiga sekolah, dari jenjang TK, SD, dan SMP. Tahun ini, delapan kecamatan ikut serta, namun ada dua kecamatan yang hanya mengikutsertakan dua sekolah,” ucapnya.
Menurutnya, untuk penilaian mencakup berbagai macam aspek, mulai dari penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), peran aktif dokter kecil dalam menyebarkan informasi kesehatan, hingga kondisi lingkungan, serta penunjang fasilitas sekolah.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini, bukan hanya sekadar lomba, melainkan sebuah momen penting, dalam membentuk karakter siswa, agar terbiasa dengan lingkungan yang nyaman, sebagai usaha untuk menanamkan pola hidup bersih, sehat sejak dini.
“Kami berharap, sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Balangan, tidak hanya bersiap saat adanya lomba saja, tetapi benar-benar menjadikan hidup sehat sebagai budaya sehari-hari,” kata salah satu tim penilai lomba, Mispuana Olfa.
Setiap sekolah diharapkan mampu menerapkan Trias UKS yang mencakup pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat, serta memperkuat aspek manajemen UKS.
Dengan adanya lomba ini, Pemkab Balangan ingin memastikan bahwa, generasi muda tumbuh di lingkungan yang sehat, nyaman, dalam acuan untuk mendukung prestasi mereka.
Diketahui, Tim Penilai Lomba Kesehatan Sekolah, berasal dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bagian Kesra Setda, Kantor Kementerian Agama, Bapperida, Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup, serta Tim Penggerak PKK Balangan.


