lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H M Yamin HR, didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Ikhsan Budiman mengajak seluruh jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah, para aktivis lingkungan, organisasi hingga komunitas pemuda turun langsung menggelar kerja bakti massal, Minggu (13/4) sore.
Kerja bakti ini berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Basirih. Rangkaiannya dari membersihkan saluran air lindi atau cairan sisa sampah, penanaman pohon serentak sampai meratakan dan memangkas beberapa pohon dan tanaman rambat.
“Tujuan kerja bakti ini adalah kami ingin mereka tahu bagaimana keadaan UPTD TPAS Basirih karena sebagian dari mereka yang belum pernah ke sini,” terang Walikota Yamin.
Ia melanjutkan, beberapa hari lalu ia bertandang ke UPTD TPAS Basirih untuk memantau progres secara langsung.
Selain itu, ia melanjutkan aksi bersih-bersih ini juga upaya pembersihan di Kota Banjarmasin dalam rangka menyambut kedatangan Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) di Kalimantan Selatan dalam waktu dekat.
“Kita bereskan dulu masalah sanitasi saluran airnya, itu semuanya yang paling utama, karena itu yang menyebabkan pencemaran, terus ada beton-beton yang sudah retak itu juga harus segera diperbaiki,” jelasnya.
Di sela kerja bakti, Yamin turut meninjau beberapa alat dan rumah kompos. Ia memaparkan terdapat beberapa rencana infrastruktur baru seperti menata sanitasi di kawasan UPTD TPAS Basirih.
Tak lupa, ada penambahan atau pembangunan tanggul di sepanjang saluran air juga tak luput dari atensinya.
Yamin pun menekankan lampu hijau yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup (Kementerian LH) terkait penataan kawasan UPTD TPAS Basirih harus ditindaklanjuti secara serius dan tidak main-main.
“Ini harapan kita dan tentu ini keseriusan kami sebagai warga juga pemerintah untuk menyikapi permasalahan yang ada,” pungkasnya.
Editor: Rian


