lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, secara resmi membuka Kalsel Expo dan BumDesa Expo 2025 di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel dan berlangsung hingga 15 Agustus 2025.
Hadir dalam pembukaan acara tersebut Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, serta sejumlah pejabat daerah.
Muhidin mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan perhelatan ini.
“Expo ini menyajikan berbagai hiburan rakyat sebagai bentuk apresiasi dan ajang bagi masyarakat untuk hadir, menikmati, bergembira, serta turut menyukseskan acara kebanggaan kita ini. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ruang bersama untuk tumbuh, berkarya, dan membangun Kalimantan Selatan tercinta,” ujarnya.
Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan Kalsel Expo 2025 menjadi momentum untuk menampilkan potensi terbaik daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat jejaring antar pelaku usaha.
“Kalsel Expo 2025 untuk pertama kalinya digelar di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru. Produk-produk yang ditampilkan di sini mencerminkan semangat kemandirian, inovasi, dan daya saing Kalimantan Selatan,” katanya.
Hasnuryadi menambahkan, bersamaan dengan Kalsel Expo juga digelar BumDesa Expo 2025 yang menjadi wadah memperkenalkan potensi dan keberhasilan badan usaha milik desa di Kalsel.
“Kita dorong BumDesa untuk naik kelas, tidak hanya melayani kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Saat ini Kalsel memiliki 1.743 BumDesa yang diharapkan terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel sekaligus Ketua Panitia Kalsel Expo 2025, Ahmad Bagiawan, menyebutkan pameran diikuti 220 stand yang terdiri dari 31 stand instansi pemerintah provinsi, 22 stand kabupaten, 10 stand instansi vertikal, 3 stand BUMN/BUMD, 12 stand perusahaan swasta, 5 stand organisasi, dan 50 stand UMKM.
“Pameran dibuka pukul 10.00–22.00 WITA, dimeriahkan dengan seni tradisional seperti begasing, bekuntau, dan reog, serta penampilan musik dari artis nasional,” paparnya.
Ia menjelaskan, pemilihan kawasan perkantoran sebagai lokasi utama bertujuan memperkenalkan lingkungan Pemprov Kalsel di Banjarbaru kepada masyarakat, sekaligus menghindari kemacetan di pusat kota.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Muhidin juga menyerahkan santunan kepada 483 anak panti asuhan se-Kota Banjarbaru. Selain itu, secara simbolis Bank Kalsel memberikan santunan kepada 980 penerima, termasuk anak panti, anak tahfiz, dan kaum masjid, yang akan disalurkan melalui cabang-cabang Bank Kalsel di seluruh provinsi.
Sumber : MC Kalsel
Editor : Tim Redaksi


