lenterakalimantan.com, TANJUNG – Keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh desa di Kabupaten Tabalong dinilai sebagai modal penting untuk pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang telah membentuk 131 Koperasi Desa Merah Putih di Tabalong, diharapkan mampu membawa dampak positif bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, saat membuka Diklat Perkoperasian bagi Kopdes Merah Putih, di Balai Dandung Suchrowardi Pendopo Bersinar, Pembataan, Senin (20/12/2025).
Ia mengatakan, dalam menjalankan suatu kegiatan usaha, terdapat tiga unsur utama yang harus diusahakan. Yakni modal, Sumber Daya Manusia (SDM), dan jenis usaha yang dijalankan.
”Alhamdulillah, program Presiden ini luar biasa, karena modalnya disiapkan, pelatihan untuk SDM dilakukan, termasuk juga usahanya juga nantinya disiapkan,” ujar Haji Fani, sapaan akrabnya.
Dengan dukungan penuh ini, Ia meyakini Koperasi Desa Merah Putih akan berjalan optimal dan membawa dampak yang luar biasa bagi potensi ekonomi, khususnya di desa-desa.
Salah satu peluang usaha yang dapat dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan SPPG di daerah untuk penyediaan barang kebutuhan lokal guna pemenuhan kebutuhan gizi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindag Tabalong, Saleh, mengatakan bahwa Bimbingan Teknis (Bimtek) diikuti oleh ketua dan anggota Koperasi Desa Merah Putih se-Kecamatan Jaro dan Bintang Ara.
Saleh menuturkan, Dinas Koperasi UKM Perindag Tabalong mendapatkan tugas berat tahun ini, yakni membentuk 131 koperasi di seluruh desa dan kelurahan.
Ke depannya, Kopdes Merah Putih diharapkan memiliki jenis usaha yang berkelanjutan untuk mencukupi kebutuhan anggota dan pengurus koperasi di masing-masing desa.
”Koperasi harus menjadi tolok ukur maupun penyangga ekonomi di desa. Jangan lagi cuma melakukan kegiatan usaha simpan pinjam,” harapnya.
Menurutnya, banyak peluang usaha lain yang bisa digarap. Sebagai contoh, di Kecamatan Haruai yang memiliki banyak desa penghasil pertanian hortikultura dan peternakan, koperasi desa dapat menjalin kerja sama dalam pembelian hasil-hasil tersebut.
Saleh menambahkan, bimtek ini merupakan langkah awal, yang selanjutnya akan diikuti dengan rencana kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar, seperti PT Pertamina dan PT Indosat.
Selain itu, akan ada penyaluran bantuan pinjaman modal usaha dari Bank Mandiri dan BNI untuk Koperasi Desa Merah Putih.
Editor: Rizki


