lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Penanganan kebakaran di Jalan Dharma RT. 14, Kelurahan Pelaihari, Tanah Laut, pada Jumat (7/11/2025) pagi, mendapat apresiasi dari Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, karena dinilai cepat di tengah kondisi darurat.
Rahmat bahkan langsung mendatangi lokasi kebakaran untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan. Sebelumnya, Wakil Bupati Tanah Laut, Muhammad Zazuli, juga terlihat memantau ke lokasi, tak lama setelah proses pemadaman selesai.
Didampingi Kepala Dinas Sosial, Eko Trianto, dan Kalaksa BPBD Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, bantuan diserahkan kepada sejumlah kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran. “Ulun turut berdukacita, Pak. Untuk sementara kita bawa seadanya dulu,” katanya.
Sebagai langkah pertama untuk meringankan beban para korban, Pemkab Tanah Laut segera menyalurkan bantuan tanggap darurat, yang terdiri dari sembako, sandang, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Pada kesempatan itu, Rahmat juga memberikan jaminan bantuan untuk pemulihan dan perbaikan rumah. Ia menginstruksikan aparat dan Ketua RT untuk bekerja sama melakukan pendataan akurat.
“Insyaallah pemerintah akan membantu untuk perbaikan rumah yang terdampak kebakaran ini. Nanti Pak RT untuk didata, biar kita verifikasi untuk bantuan perbaikan rumah,” tegasnya.
Menurut keterangan resmi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Danoe Sulaiman, kebakaran dilaporkan pada pukul 07.50 WITA yang diterima oleh Pos Induk Damkar.
“Kami menerima laporan awal pukul 07.50 WITA, langsung dari anggota Damkar Sektor Kurau yang tinggal di sekitar lokasi. Tim piket Sektor Induk yang menerima laporan segera kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan kebakaran,” ucapnya.
Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat, dan memulai proses pemadaman pada pukul 07.55 WITA. Pengerahan tiga unit armada dari Sektor Induk, Sektor Tambang Ulang, dan Sektor Takisung, ditambah dukungan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta daerah, berhasil menguasai api.
“Api berhasil dikuasai dan sepenuhnya dipadamkan dalam waktu 50 menit, yakni pada pukul 08.45 WITA,” tambahnya.
Total lima unit rumah terdampak, dengan kerusakan terparah menimpa rumah milik Andi (100%), disusul Supian (80%), dan H. Arlian (70%). Sementara rumah Misrudin dan Linda mengalami kerusakan minor (masing-masing 20%).
Editor: Rizki


