lenterakalimantan.com, TABALONG – Nenek Lanjung (86 tahun) warga Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak, Tabalong beringsut pelan memasuki Mesjid Al Qadar di Pasar Kapar.
Seorang nenek renta dan bungkuk karena dimakan usia menyampaikan maksudnya turut mengusap dan mencium kepala yatim. Meski tidak berpunya Nenek Lanjung memberikan kasih sayangnya kepada anak yatim.
“Bolehkah saya mengusap dan mencium kepala anak yatim. Saya mau sedekah buat yatim,” tanya Nenek Lanjung kepada Ketua Komunitas Sayangi Sesama (KS2) Tabalong Erlina Effendi Ilas yang ketika itu menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim 10 Muharram 1445 H, Jumat (28/7/2023) di depan Mesjid Al Qadar.
Nenek Lanjung bernama asli Salamah adalah sosok orang tua renta yang tak asing di Desa Kapar, Murung Pudak. Kendati tergolong lansia dan dhuafa, pribadinya pantang diam diri di rumah. Setiap subuh dia pergi ke pasar membeli beberapa sisir pisang untuk dijual lagi. Tubuhnya bungkuk, jika berjalan sangat lamban. Di punggung bungkuknya menempel sebuah Lanjung. Setiap hari Nenek Lanjung meraup keuntungan Rp15 ribu hingga Rp20 ribu perharinya.
“Saya orangnya nggak bisa diam saja di rumah. Walau harus berjalan kaki tiap subuh ke Pasar Kapar, saya senang,” ujarnya.
Kegiatan kolaborasi KS2 dan Pemberdayaan Perempuan Mesjid Al Qadar, Kapar tersebut menghadirkan 100 lebih anak yatim. Pada kegiatan “Santunan Anak Yatim 10 Muharram”
Ketua KS2 Tabalong Erlina Effendi Ilas menambahkan, agenda santunan anak yatim 10 Muharram merupakan program rutin KS2 setiap tahun sebagai aktualisasi kepedulian dan memuliakan anak yatim.
“Agenda rutinan ini setiap bulan Muharram dengan partisipasi masyarakat luas. Siapapun boleh datang dan menyantuni anak yatim. Orang yang menyayangi anak yatim itu orang yang dekat dengan Rasulullah SAW,” bebernya.
Dilain pihak, Ketua panitia Mastulfiah menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak dan panitia penyelenggara kegiatan tersebut. Menurutnya, KS2 merupakan komunitas yang konsisten membersamai yatim piatu ditiap Muharam bahkan ditiap minggu melalui program sedekah Jumat sayangi sesama.
“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang membantu suksesnya acara tersebut,” ujarnya saat didampingi oleh sekretaris panitia Dra Hj Hayatun Nufus.
Selesai kegiatan di Mesjid Al Qadar, KS2 kemudian memboyong ratusan anak yatim tersebut untuk memenuhi undangan pengusaha tenda keluarga H Ining. Bertempat di Gedung H Ining Gang Nyamuk, para anak yatim dan piatu dijamu dengan beragam makanan ala prasmanan serta uang saku untuk dibagikan kepada anak yatim piatu.


