lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menerima audiensi Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Selasa (18/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kaltim, Sufian Agus.
Silaturahmi tersebut dipimpin Dangrup 4 Kopassus, Brigjen TNI Suharma Zunam, yang hadir bersama Danyon 41 Letkol Inf Adi Wijaya, Danyon 42 Letkol Inf Agus Suryanto, Kasiops Kapten Inf Wayan, dan Letda Inf Fadillah.
“Selamat datang dan selamat bergabung di Kaltim, Jenderal Zunam. Semoga dapat memberikan dukungan dan kontribusi maksimal dalam membangun Kaltim, termasuk Ibu Kota Nusantara,” ucap Gubernur Harum saat menyambut rombongan.
Gubernur Harum menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar ibu kota negara, tetapi telah dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto sebagai ibu kota politik pada tahun 2028.
“Pembangunan IKN sudah sangat masif. Pekan lalu kami ke IKN bersama Komisi II dan Komisi I DPR RI. Besok giliran anggota Badan Anggaran DPR RI. Secara bertahap para wakil rakyat akan melihat langsung progres IKN. Kini hanya membutuhkan political will dari Presiden,” ujarnya.
Selain mendukung pembangunan IKN, Kaltim saat ini juga mempersiapkan diri menuju swasembada pangan serta memperkuat pembangunan infrastruktur untuk membuka akses antarwilayah, baik di dalam provinsi, lintas provinsi, maupun ke negara tetangga.
“Alhamdulillah, kondusivitas daerah tetap terjaga. Kehadiran Grup 4 Kopassus tentu akan memberikan warna tersendiri bagi kemajuan Kaltim dan IKN,” tambah Harum.
Sementara itu, Brigjen TNI Suharma Zunam menyampaikan bahwa selain silaturahmi, kunjungan tersebut bertujuan melaporkan perkembangan kesiapan Grup 4 Kopassus di Kaltim, termasuk rencana pembangunan Markas Komando (Mako).
“Saat ini kekuatan kami baru 25 personel. Pada awal 2026 akan menjadi 185 personel. Jumlah ini akan terus bertambah setiap tiga bulan, sehingga pada akhir 2026 kami mencapai 90 persen dari kebutuhan 3.500 personel Grup 4 di Kaltim,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa proses tersebut berjalan seiring dengan pembangunan Mako Grup 4 Kopassus, yang ditargetkan rampung hingga 90 persen.
“Kami telah memperoleh lokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di eks lahan MHU, seluas 200 hektare dari total kebutuhan sekitar 230 hektare,” kata Zunam.


