lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menerima kunjungan Bank Tabungan Negara (BTN) Samarinda pada Selasa, 18 November 2025. Pertemuan tersebut diarahkan untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas di sektor perumahan, pembiayaan UMKM, digitalisasi layanan, dan penguatan DPK.
BTN memaparkan berbagai inovasi, seperti BTN Properti, Rumah Murah BTN, Smart Residence, serta aplikasi BALE by BTN. Mereka juga meminta arahan Gubernur mengenai langkah kolaborasi yang dapat diperkuat di Kaltim.
Gubernur Harum menilai kontribusi BTN cukup besar, tetapi kebutuhan hunian masyarakat masih jauh dari terpenuhi.
“BTN telah membangun 70.000 unit rumah dalam 35 tahun. Namun kebutuhan kita masih lebih besar. Ada 50.000 rumah tidak layak huni dan sekitar 250.000 keluarga belum memiliki rumah,” katanya.
Menurutnya, perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadikan Kaltim sebagai titik penting ekonomi nasional. Karena itu, kebutuhan perumahan meningkat signifikan. Ia meminta BTN berkoordinasi dengan Otorita IKN dan mengutamakan pembangunan pada kawasan strategis seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara.
Gubernur juga menyoroti potensi pembangunan hunian di wilayah pesisir, termasuk Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser, Bontang, hingga Balikpapan. Untuk Samarinda, ia memandang Samarinda Seberang layak dikembangkan sebagai kawasan rumah susun karena lokasinya dekat akses tol.
Selain itu, ia menyebut sektor perkebunan seluas tiga juta hektare yang baru separuh berproduksi membutuhkan dukungan hunian bagi para pekerjanya. BTN juga dinilai bisa menjadi mitra penyedia perumahan untuk 20.850 ASN dan lebih dari 10.000 PPPK.
“Pemerintah memiliki standar layanan dasar: pendidikan, kesehatan, dan perumahan. Karena itu kolaborasi ini penting untuk memperkuat layanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Harum menambahkan bahwa Pemprov terus meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk melalui program Gratispol dan Jospol.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti arahan Gubernur, khususnya rencana pembangunan hunian di sekitar IKN, penguatan program pro-rakyat, skema pembiayaan yang lebih mudah, dan pola kerja sama terpadu antara Pemprov Kaltim dan BTN.


