lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Suasana Bundaran Besar tampak semarak. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan lingkup Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) berkumpul mengikuti senam sehat bersama dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, Minggu (30/11/2025).
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran hadir langsung didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran serta Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kalteng, Nunu Andriani Edy Pratowo.
Kehadiran mereka menambah antusiasme peserta yang terlihat penuh semangat mengikuti setiap gerakan senam.
Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya, Keluarga Bahagia, Indonesia Maju”, yang puncaknya akan diperingati pada 22 Desember 2025 mendatang.
Kegiatan senam sehat menjadi bagian dari kampanye kesehatan bagi perempuan Kalteng, sekaligus ruang kebersamaan antarorganisasi perempuan.
Acara terselenggara berkat kolaborasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kalteng, BKOW, serta Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kalteng.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi semangat serta kekompakan para penyelenggara dan peserta.
“Ibu adalah tiang negara, fondasi keluarga. Melalui senam ini, kita harapkan kaum perempuan Kalimantan Tengah makin sadar pentingnya olahraga. Jika ibu-ibunya sehat, prima, dan bahagia, niscaya anak-anaknya akan tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih terdidik dengan baik, serta mampu menjadi generasi unggul,” ujar Gubernur.
Ia mengajak para perempuan Kalteng menjadikan momentum peringatan Hari Ibu sebagai dorongan untuk terus berperan aktif dalam pembangunan keluarga dan daerah.
Suasana acara semakin meriah saat memasuki sesi pengundian berbagai hadiah hiburan dari panitia. Mulai dari rice cooker, kipas angin, mesin cuci, dispenser hingga motor listrik dibagikan kepada peserta yang beruntung. Canda tawa dan keceriaan mewarnai kebersamaan pagi itu.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa peran perempuan tidak hanya sebagai pilar keluarga, tetapi juga motor penggerak kesehatan dan kemajuan masyarakat Kalimantan Tengah.
Editor: Rian


