lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi Partai Demokrat, Athink Patih Herman A.B, menegaskan bahwa pemindahan jalur listrik ke wilayah Lemo Seberang harus segera direalisasikan sebagai solusi jangka panjang atas gangguan listrik yang kerap terjadi di Desa Lemo I, Desa Lemo II, dan Desa Pendreh.
Pernyataan tersebut disampaikannya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Barito Utara, pihak PLN Muara Teweh, dan perwakilan masyarakat desa yang digelar di Ruang Rapat DPRD Barito Utara, Kamis (20/11/2025).
“Sudah lebih dari 35 tahun jalur listrik ini digunakan. Jumlah penduduk terus bertambah, tetapi jaringan listrik masih menggunakan jalur lama. Pemindahan ke Lemo Seberang harus menjadi prioritas, bukan sekadar janji,” tegas Athink.
Ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan jaringan secara rutin, terutama saat musim hujan, guna mencegah gangguan listrik akibat pohon tumbang yang sering menimpa jaringan.
Dalam RDP tersebut, DPRD bersama PLN dan pemerintah daerah menghasilkan tiga kesimpulan utama, yakni:
PLN berkomitmen meningkatkan pelayanan dan kecepatan penanganan gangguan listrik di lapangan.
DPRD dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung pemindahan jalur listrik dari Desa Pendreh menuju wilayah Lemo melalui jalur Bukit Bambu–Jingah.
Penambahan jaringan listrik di Desa Lemo II hingga Jalan Lintas Provinsi untuk memperkuat distribusi dan stabilitas pasokan listrik.
Sebelumnya, pihak PLN menyampaikan bahwa saat ini mereka melayani lebih dari 50 ribu pelanggan di Kabupaten Barito Utara dengan panjang jaringan mencapai 763 kilometer dan 457 unit trafo. Namun, wilayah Desa Lemo dan Desa Pendreh menjadi titik paling rawan gangguan karena keterbatasan akses dan jalur listrik yang melintasi kawasan hutan lindung.
Pimpinan rapat, H. Taufik Nugraha, S.Kom, menegaskan bahwa hasil RDP tersebut harus segera ditindaklanjuti secara konkret.
“Kami meminta langkah nyata. Warga sudah terlalu lama menunggu. RDP ini harus menjadi dasar pelaksanaan di lapangan, bukan sekadar wacana,” tegasnya.
Masyarakat pun berharap kesimpulan RDP ini dapat segera direalisasikan sehingga pelayanan listrik di wilayah Lemo dan Pendreh menjadi lebih stabil, aman, dan berkelanjutan.
Editor : Tim Redaksi


