lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Upaya menekan angka pengangguran dan mempercepat pembangunan infrastruktur menjadi agenda utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Rudy Mas’ud dalam audiensi bersama Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Timur Jajang Hermawan, Kamis (26/2/2026), di Samarinda.
Dalam pertemuan itu, Gubernur menekankan pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah daerah dan otoritas moneter guna mendorong pertumbuhan sektor riil, memperkuat UMKM, serta menarik investasi produktif yang mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Soal ketenagakerjaan menjadi sorotan utama, mengingat angka pengangguran masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan kolaboratif dan terstruktur. Menurut Gubernur, stabilitas ekonomi daerah harus mampu diterjemahkan menjadi kesejahteraan nyata, khususnya melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.
Selain itu, pertemuan juga membahas kondisi sejumlah ruas jalan nasional yang dinilai krusial dalam mendukung konektivitas wilayah dan distribusi logistik. Perbaikan infrastruktur tersebut dipandang sebagai faktor strategis untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Audiensi ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penguatan koordinasi antara Pemprov Kaltim dan Bank Indonesia, sebagai bagian dari langkah bersama menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan nasional dan global.


