lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Menjelang Idulfitri 1447 H/ 2026 M, aktivitas penumpang di Pelabuhan Pelaihari, Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, terpantau mengalami peningkatan, Jumat (13/3/2026).
Sejumlah calon penumpang terlihat memadati area pelabuhan untuk melakukan perjalanan, baik menuju daerah tujuan maupun kembali ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga.
Peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian besar dari mereka memanfaatkan transportasi laut sebagai alternatif perjalanan yang dinilai lebih terjangkau dan mudah didapat di Pelabuhan Pelaihari.
Petugas di Pelabuhan dari Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kintap juga tampak bersiaga untuk memberikan pelayanan kepada para penumpang.
Pemeriksaan tiket, pengaturan antrean, serta pengawasan keamanan dilakukan guna memastikan proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar.
Selain itu, pihak terkait juga terus mengingatkan para penumpang agar tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan keselamatan selama berada di area pelabuhan maupun saat berada di atas kapal.
Dengan meningkatnya aktivitas penumpang menjelang lebaran, diharapkan seluruh proses pelayanan di Pelabuhan Pelaihari dapat berjalan dengan baik sehingga para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar menuju daerah tujuan masing-masing.
Sebanyak 155 penumpang dilaporkan telah bertolak menuju Pulau Keramaian, Sumenep, Jawa Timur, menggunakan armada kapal yang bersandar di Pelabuhan Pelaihari.
Pengawas Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kintap, Karyadi, mengatakan bahwa kapal tersebut telah berangkat pada pukul 10.00 WITA.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri, arus penumpang biasanya mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Aktivitas di pelabuhan akan semakin ramai seiring dengan mobilisasi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik nanti,” ujarnya.
Pihak otoritas pelabuhan memastikan bahwa tarif tiket tetap terjaga untuk menjamin keterjangkauan akses transportasi laut bagi masyarakat.
Berdasarkan data dari UPP Kelas III Kintap, tarif tiket untuk rute-rute tujuan utama ditetapkan sebesar Rp18.000 untuk tujuan Keramaian, Rp25.000 untuk tujuan Masalembu, dan Rp44.000 untuk tujuan Kalianget.
Mengenai keberlanjutan operasional, Karyadi menambahkan bahwa koordinasi jadwal terus dilakukan guna menjaga ketepatan waktu pelayanan.
“Apabila kondisi cuaca mendukung dan tidak terdapat kendala teknis, armada kapal dijadwalkan akan kembali bersandar di Pelabuhan Pelaihari pada 18 Maret 2026,” pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi jadwal secara berkala dan memastikan kelengkapan administrasi perjalanan demi kenyamanan bersama selama masa angkutan Lebaran 2026 ini.
Editor: Rizki


