lenterakalimantan.com, TANJUNG – Polres Tabalong mengintensifkan patroli presisi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan dan ketertiban lalu lintas (kamseltibcar lantas) pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/3/2026) malam sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak pidana yang kerap meningkat usai momentum hari besar keagamaan.
Kabag Ops Polres Tabalong, Kompol Abdul Fatah, menyampaikan bahwa patroli KRYD merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga situasi wilayah hukum Polres Tabalong agar tetap aman dan kondusif.
“Patroli ini merupakan upaya nyata kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah titik strategis, seperti objek vital, jalur lalu lintas rawan pelanggaran dan kecelakaan, serta kawasan yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.
Petugas juga menyambangi permukiman warga untuk berdialog secara langsung, menyerap aspirasi, serta menampung keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian.
Selain itu, patroli difokuskan pada lokasi yang rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (GKTM), seperti terminal, pasar, dan tempat hiburan malam.
Informasi dari masyarakat melalui layanan call center 110 turut menjadi perhatian dalam patroli ini, termasuk laporan terkait aksi balap liar yang meresahkan warga.
Tidak hanya itu, personel juga melakukan pemantauan pada berbagai kegiatan masyarakat, seperti pengajian, aktivitas pasar, dan hiburan, guna memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Polres Tabalong menegaskan, patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas sejak dini, sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara konsisten.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga ketertiban serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” pungkasnya.
Editor: Muhammad Tamyiz


