lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Upaya menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan pertemuan antara Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara yang baru, Misran Pasaribu, Selasa (31/3/2026).
Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Kaltim tersebut menjadi langkah awal mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan OJK dalam menghadapi dinamika ekonomi, sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Harum didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Hj Sarifah Alawiyah, Kepala Biro Perekonomian Iwan Darmawan, serta Plt Kepala Biro Umum Astri Intan Nirwany.
Sementara itu, Misran Pasaribu hadir bersama jajaran OJK Kaltimtara, termasuk Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku, Literasi, dan Edukasi Lembaga Jasa Keuangan serta Kepala Sub Bagian Literasi dan Edukasi.
Gubernur Harum menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap kepemimpinan baru di OJK Kaltimtara. Menurutnya, koordinasi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Penguatan koordinasi sangat penting untuk menjaga sektor jasa keuangan, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen serta mendukung pertumbuhan daerah dan nasional yang berkeadilan. Dengan kepemimpinan Pak Misran Pasaribu, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan OJK semakin optimal dalam mendorong perekonomian yang inklusif dan stabil,” ujarnya.
Di sisi lain, Misran Pasaribu mengungkapkan dirinya baru saja dilantik sebagai Kepala OJK Kaltimtara pada awal Maret lalu bersama sejumlah kepala OJK daerah lainnya oleh Plt Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, di Jakarta.
Ia juga mengundang Gubernur Kaltim untuk menghadiri agenda serah terima jabatan (sertijab) yang akan digelar pada 7 April mendatang bersama pejabat sebelumnya, Parjiman, yang kini menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Bali.
“Pada 7 April mendatang kami mengundang Pak Gubernur untuk menghadiri sertijab bersama pejabat sebelumnya,” kata Misran.


