lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Rencana Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), dengan penekanan utama pada dampak langsung bagi masyarakat.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa setiap program pembangunan ke depan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah tantangan global yang kian dinamis.
Menurutnya, pembangunan ekonomi yang berkualitas tidak dapat dilepaskan dari dukungan infrastruktur yang memadai. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Jadi, arah pembangunan ke depan, khususnya 2027, diharapkan wajib memberikan dampak sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya saat memimpin Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kaltim.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang berkualitas juga akan membuka peluang kerja lebih luas, memperkuat perlindungan sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil.
Di sisi lain, gubernur mengakui kondisi fiskal daerah saat ini mengalami tekanan, sehingga berdampak pada belum optimalnya pelayanan dasar kepada masyarakat.
Meski demikian, Pemprov Kaltim tetap memprioritaskan peningkatan akses dan kualitas layanan, khususnya di sektor pendidikan serta penguatan SDM yang kompetitif.
Selain itu, peningkatan kualitas tenaga kesehatan juga menjadi perhatian agar derajat kesehatan masyarakat meningkat dan produktivitas tetap terjaga.
“Karena itu, pada 2027 nanti, arah pembangunan Kaltim harus inklusif, merata, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


