lenterakalimantan.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru meraih sejumlah penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah serta didukung Kementerian Dalam Negeri RI.
Kegiatan yang mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan” ini berlangsung di Dian Ballroom Lantai 11, Hotel Raffles Jakarta, kawasan Ciputra World, Jakarta, Senin (11/4/2026).
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang diwakili Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta para kepala daerah, direksi, dan komisaris BUMD se-Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Pemkab Kotabaru meraih empat penghargaan, yakni:
- TOP Pembina BUMD 2026 untuk Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli
- TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 untuk PDAM Kotabaru (kategori Perumda Air Minum)
- TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 untuk PT BPR Kotabaru (Perseroda) (kategori Bank Perkreditan Rakyat)
- TOP CEO BUMD 2026 untuk Tri Basuki selaku Direktur PDAM Kotabaru
Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian ini merupakan prestasi yang membanggakan karena berhasil diraih lima kali berturut-turut.
“Atas nama Pemkab Kotabaru, kami akan terus memberikan dukungan kepada PDAM maupun BPR agar kinerjanya semakin meningkat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja BUMD, khususnya dalam pelayanan air minum, air bersih, serta program kredit usaha rakyat (KUR) tanpa bunga.
TOP BUMD Awards merupakan ajang penghargaan bagi BUMD terbaik di Indonesia berdasarkan kinerja bisnis, layanan, serta kontribusi terhadap perekonomian daerah. Kegiatan ini juga menjadi salah satu penilaian kinerja BUMD terbesar di Tanah Air.
Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2026 sekaligus CEO Majalah Top Business, M. Lutfi Handayani, mengatakan ajang ini telah memasuki penyelenggaraan ke-11 sejak pertama kali digelar pada 2016.
“Sebanyak 218 BUMD mengikuti proses seleksi tahun ini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja, tata kelola, dan kontribusi BUMD terhadap pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia berharap ajang ini dapat menjadi motivasi bagi BUMD untuk terus meningkatkan prestasi serta berperan dalam pembangunan daerah dan nasional.
Editor: Ikhsan Makkawali


