Llenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Camat Simpang Empat, H. Abdul Muiz, secara resmi membuka Lomba O2SN, FLS3N, FTBI, dan TAZKIA tingkat Kecamatan Simpang Empat Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di halaman Pesantren MI Nurul Hidayah, Selasa (14/4/2026).
Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai pembukaan ajang tersebut. Sebanyak 710 peserta dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Simpang Empat turut ambil bagian.
Para peserta akan berkompetisi dalam 23 cabang lomba yang berlangsung selama dua hari, yakni 14 hingga 15 April 2026. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan empat lokasi utama, yaitu Lapangan Kompi, Gedung Kartika Sejahtera, Kolam Renang Pandan Wangi, dan Masjid Nurul Hidayah.
Dalam sambutannya, H. Abdul Muiz menyampaikan apresiasi kepada panitia dan peserta atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa.
“Hari ini bukan hanya tentang menang atau kalah. Ini adalah tentang keberanian untuk tampil, berjuang, dan menunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari ajang sederhana seperti ini dapat lahir atlet hebat, pemimpin masa depan, serta generasi yang membanggakan bangsa.
“Saya percaya, dari Simpang Empat akan lahir generasi emas Indonesia. Tetap semangat, terus berprestasi, dan jadilah kebanggaan orang tua, daerah, dan bangsa,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, H. Kamaruddin, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 31 sekolah yang terdiri dari SD dan MI di wilayah Simpang Empat.
Ia menjelaskan, cabang yang dipertandingkan meliputi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) seperti silat, karate, senam, atletik, renang, bulu tangkis, voli, dan sepak bola mini.
Untuk Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), lomba yang digelar antara lain gambar ekspresi, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menuli cerita, pantomim, dan tari.
Kemudian pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), cabang lomba meliputi bakisah Bahasa Banjar, kisah pendek (kisdap), dan pidato. Sementara pada bidang TAZKIA meliputi tartil, tahfidz, azan, dan kaligrafi.
H. Kamaruddin menegaskan, kegiatan ini menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat, khususnya di bidang olahraga dan seni.
“Kami berharap dari kegiatan ini lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai positif seperti sportivitas, jiwa kompetitif, rasa percaya diri, tanggung jawab, serta memperkuat solidaritas dan persahabatan antar siswa.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membudayakan pola hidup sehat serta menanamkan semangat nasionalisme sejak usia dini.
Acara pembukaan turut dihadiri Kapolsek Simpang Empat, Danramil Simpang Empat, Kepala KUA Simpang Empat, Lurah Kampung Baru, Koordinator ULWK Simpang Empat, Pengawas SD Kabupaten Tanah Bumbu, para kepala sekolah SD/MI se-Kecamatan Simpang Empat, serta Ketua Yayasan Nurul Hidayah dan jajaran dewan guru.
Editor: Muhammad Tamyiz


