lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Tanah Laut (Tala), Dian Rahmat, melakukan peninjauan langsung terhadap implementasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Sumber Mulia, Kamis (16/4/2026).
Kunjungan tersebut diawali dengan pemantauan simulasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 01 Sarang Halang. Dian memastikan menu yang disajikan bagi siswa PAUD dan SD telah memenuhi standar gizi yang seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Saya lihat menunya sudah beragam, ada karbohidrat, protein, buah, dan sayur. Ini sudah cukup baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujarnya.
Selain itu, Dian menekankan pentingnya penguatan peran kader dalam mendukung peningkatan frekuensi layanan Posyandu ke depan. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci agar pelayanan dasar dapat diakses lebih rutin.
“Peran masyarakat harus semakin aktif melalui pengkaderan. Ke depan, layanan Posyandu ini diharapkan tidak hanya sebulan sekali, tetapi bisa ditingkatkan menjadi seminggu sekali,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dian juga menyoroti efektivitas penerapan 6 SPM yang tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mampu menampung berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Hal itu terlihat dari adanya laporan warga terkait kondisi rumah tidak layak huni yang langsung ditindaklanjuti. Ia memastikan rumah tersebut telah masuk dalam program bedah rumah, termasuk rencana pengisian fasilitas dasar.
“Sudah kami masukkan dalam daftar bedah rumah. Nantinya juga akan dibantu pengisian fasilitas seperti tempat tidur dan lemari melalui sinergi Posyandu dan PKK,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP Posyandu Desa Sumber Mulia (Posyandu Melati), Menik, menjelaskan bahwa transformasi Posyandu berbasis 6 SPM telah dimulai sejak akhir tahun lalu.
Menurutnya, Posyandu kini tidak hanya melayani penimbangan balita, tetapi juga mencakup skrining kesehatan lansia serta menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat di berbagai bidang.
“Kegiatannya tidak hanya untuk balita, tetapi juga ada skrining lansia dan layanan 6 SPM. Di sini juga menjadi tempat warga menyampaikan aduan terkait lingkungan, pendidikan, kesehatan, ketertiban, hingga infrastruktur,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan sistem yang terintegrasi secara nasional, Posyandu di Desa Sumber Mulia diharapkan dapat menjadi percontohan Posyandu unggulan di tingkat nasional.
Editor: Rizki


