lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Inisiatif edukasi lingkungan yang dipadukan dengan kepedulian sosial dilakukan di SDN 4 Syamsudin Noor melalui program MARKISSA (Mari Kita Sedekah Sampah). Program ini mengajak siswa menabung botol plastik bekas yang kemudian dikonversi menjadi bantuan beras bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Komite Sekolah, Istikomawati, kepada pihak sekolah yang diwakili tenaga pendidik, Nurmahmudah, baru-baru ini.
Program MARKISSA digagas Ketua RT 33, Yoni Setiawan, dan dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. Para siswa diajak mengumpulkan botol plastik bekas untuk disetorkan ke fasilitas Ecobox yang merupakan bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pertamina.
Hasil pengumpulan botol tersebut kemudian diolah menjadi bantuan bahan pokok berupa beras yang disalurkan secara berkala kepada siswa yang membutuhkan.
Istikomawati mengatakan, program ini memiliki manfaat ganda, yakni menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menanamkan nilai empati dan kebiasaan bersedekah kepada anak sejak dini.
“Sedekah tidak harus berupa uang. Botol bekas yang dikumpulkan bersama bisa menjadi bantuan beras yang sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut positif program tersebut. Nurmahmudah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara komite sekolah, masyarakat, dan dukungan fasilitas dari Pertamina.
Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi sekolah maupun lingkungan masyarakat lainnya dalam mengelola sampah sekaligus membantu sesama.
Sumber: Orz/MedCenBJB
Editor: Tim Redaksi


