lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin bersama Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin menggelar Festival Sepak Bola Nasional U-10 dan U-12 Piala Presiden 2026 tingkat Kota Banjarmasin di Lapangan Sepak Bola Kayu Tangi, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, dan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin Ibnu Sabil, Ketua KONI Kota Banjarmasin, Hermansyah, Ketua Pelaksana Hari Kartono, anggota DPRD Kota Banjarmasin, serta jajaran terkait lainnya.
Festival sepak bola usia dini itu diikuti 16 Sekolah Sepak Bola (SSB), terdiri dari delapan SSB kategori U-10 dan delapan SSB kategori U-12 asal Kota Banjarmasin.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pencarian bibit atlet sepak bola sejak usia dini untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
Usai membuka kegiatan, Muhammad Yamin mengatakan festival tersebut menjadi wadah penting dalam menjaring talenta muda sepak bola Kota Banjarmasin.
“Jadi hari ini kita melakukan pembukaan Festival Sepak Bola Nasional untuk U-10 dan U-12 Piala Presiden. Tujuannya adalah untuk mencari bibit-bibit sejak dini,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh peserta yang mengikuti festival harus sesuai dengan kategori usia yang telah ditetapkan.
“Ketentuannya juga U-10 itu khusus umur 10 tahun saja, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Begitu juga U-12, jadi memang benar-benar sesuai usia untuk nantinya dicari dan diseleksi mewakili Kota Banjarmasin ke tingkat provinsi, kemudian ke tingkat nasional,” jelasnya.
Yamin juga menekankan pentingnya dukungan orang tua terhadap perkembangan dan kesehatan anak-anak yang mengikuti pembinaan olahraga.
“Kita harus memberikan dukungan kepada anak-anak kita, termasuk dukungan orang tuanya. Harus meluangkan waktu menjaga anaknya, menjaga kesehatannya agar tetap fit untuk bermain dan latihan,” katanya.
Menurutnya, sepak bola memiliki tradisi dan potensi besar untuk mengharumkan nama daerah apabila mendapat dukungan bersama.
“Kita harapkan Kota Banjarmasin memberikan dukungan sepenuhnya untuk membawa nama baik kota melalui klub-klub olahraga sepak bola yang ada di Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Hari Kartono menjelaskan Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin dipercaya oleh Asprov PSSI Kalimantan Selatan sebagai penyelenggara festival tingkat kota.
“Alhamdulillah, kami dipercaya oleh Asprov Kalimantan Selatan untuk menjadi penyelenggara Festival Piala Presiden usia 10 tahun dan 12 tahun,” ujarnya.
Ia mengatakan para juara nantinya akan mewakili Kota Banjarmasin pada ajang tingkat provinsi.
“Nantinya akan diambil juara 1, 2, dan 3, ada juga best player dan top score. Juara dari kegiatan ini akan mewakili Kota Banjarmasin ke tingkat provinsi,” jelasnya.
Kartono juga mengapresiasi dukungan Wali Kota Banjarmasin terhadap pembinaan sepak bola usia dini. Menurutnya, Wali Kota telah menyiapkan bonus bagi peserta yang berhasil meraih juara.
“Alhamdulillah, Bapak Wali Kota juga menyampaikan akan memberikan bonus sebesar Rp15 juta untuk adik-adik yang nantinya menjadi juara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, antusiasme peserta dalam mengikuti festival sangat tinggi meskipun persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu relatif singkat. Seluruh peserta yang mengikuti festival juga merupakan SSB yang telah terdaftar di Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin sesuai arahan Asprov PSSI Kalimantan Selatan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap pembinaan sepak bola usia dini terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Editor: Tim Redaksi


