lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah (YPINH) menggelar Khataman Al-Qur’an yang berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Pesantren Nurul Hidayah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Al-Qur’an sebagai Dasar Belajar dan Berkarya untuk Bangsa dan Negara” tersebut diikuti oleh 83 siswa-siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah sebagai tanda telah selesainya pembelajaran Al-Qur’an di tingkat madrasah.
Prosesi khataman dipimpin oleh Ustaz Ikhwan Fitriadi yang memandu pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama.
Acara turut dihadiri Kepala MI dan MTs Nurul Hidayah, pengurus Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah, Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus II Kecamatan Simpang Empat, para orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala MI Nurul Hidayah, H. Kamaruddin, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian para siswa yang telah menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga menjadi tonggak awal bagi anak-anak untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di madrasah dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam meraih masa depan yang lebih baik.
“Harapan kami, ilmu yang mereka dapatkan di sini menjadi bekal dalam menggapai masa depan yang penuh berkah,” tambahnya.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah, Justan Ghaffaru, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia juga berharap seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di lingkungan Pesantren Nurul Hidayah maupun di lembaga pendidikan lainnya.
Selain itu, Justan berpesan agar para alumni tetap menjaga nama baik almamater dan terus mengamalkan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di MI Nurul Hidayah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah berjuang menempuh pendidikan selama enam tahun di MI Nurul Hidayah. Khataman Al-Qur’an seperti ini harus terus dilestarikan karena Al-Qur’an merupakan sumber ilmu dan akhlak. Melalui pendidikan Islam yang kuat, kita dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter mulia dan berakhlakul karimah,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual, sekaligus memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat.
Editor: Muhammad Tamyiz


