lenterakalimantan.com, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup (LH) Sedunia sebagai momentum nyata dalam menjaga bumi. Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah membangun budaya memilah sampah dalam lingkup rumah tangga.
Peringatan Hari LH Sedunia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tabalong digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Monumen Tanjung Puri (Tugu Obor), Mabuun, Sabtu (6/6/2026).
Mengusung tema global “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan ini dirangkaikan dengan apel bersama, penanaman pohon di sekitar RTH, aksi bersih-bersih, serta pembagian kantong belanja nonplastik.
Dalam sambutannya, Habib Taufan menegaskan bahwa peringatan yang jatuh setiap 5 Juni tersebut tidak sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam.
“Kepada masyarakat, kami mengajak untuk membiasakan memilah sampah rumah tangga sesuai jenisnya, yakni organik, anorganik, dan residu. Langkah sederhana yang dimulai dari rumah ini memberikan manfaat besar bagi keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Melalui momentum ini, ia berharap kesadaran kolektif masyarakat Tabalong terus meningkat. Warga diimbau untuk memulai aksi nyata dari hal-hal sederhana demi mewujudkan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat bagi generasi mendatang.
“Mari kita bangun budaya peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sebagai warisan bagi anak cucu kita nanti,” harapnya.
Instrumen Penggerak untuk Jaga Bumi
Sementara itu, Kepala DLH Tabalong, Erfin Mirza Siregar, menyampaikan bahwa momentum tahun ini dirancang sebagai instrumen penggerak untuk mentransformasikan paradigma masyarakat dalam menjaga kelestarian bumi, bukan sekadar agenda seremonial.
“Kami ingin menegaskan komitmen dan aksi nyata dalam merespons strategi global tersebut. Melalui langkah kecil yang kolektif dari unit terkecil, yaitu rumah tangga, kita bisa mendorong gerakan memilah dan mengolah sampah langsung dari sumbernya,” kata Erfin.
Ia menambahkan, sebagai leading sector, DLH Tabalong telah memetakan target dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan secara bertahap hingga akhir tahun, di antaranya penghijauan RTH dengan menanam 1.000 batang pohon.
Selain itu, program “Diet Kantong Plastik” dilakukan melalui aksi bersih-bersih lingkungan sekaligus pembagian 600 kantong belanja nonplastik secara gratis untuk mengedukasi masyarakat.
“Ada juga Gema Jalin Smart, yaitu aksi pembersihan Sungai Mangkusip di Desa Luk Bayur, Kecamatan Tanta,” ungkapnya.
Editor: Rizki


