lenterakalimantan.com, PARINGIN – Sebuah foto tersebar luas menunjukkan seorang anak muda, diamankan anggota Satlantas Polres Balangan di depan post Satlantas Polres Balangan, ketika anggota Satlantas Paringin melaksanakan pembuatan Pos Pengamanan Ramadhan di Pos Lantas Paringin, Kejadian ini diketahui, Kamis (21/03/2022) lalu.
Foto pengaman tersebut sudah tersebar di media sosial, seperti grub facebook dan Instagram serta akun media sosial milik warganet, sudah banyak di komentari oleh para warganet diduga ada kekerasan di dalam pengamanan tersebut.
Menanggapi beredarnya foto tersebut, Kapolres Balangan AKBP Zaenal Arifin melalui Kasat Lantas, AKP Imam Suryana saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (23/03/2022) 22.00 WITA, membenarkan pengamanan tersebut saat pengamanan jalur namun terkait tindakan penganiayaan terhadap pengguna kendaraan tersebut dia membantah.
“Dari hasil penyelidikan pengendara tersebut dalam pengaruh minuman keras dan melakukan perlawanan saat dilakukan pengamanan,” Jelas AKP Imam Suryana.
Sebetulnya lanjut Iman, tindakan persuasif telah dilakukan namun karena pengendara mungkin masih dalam pengaruh minuman keras akhirnya melakukan perlawanan dan berontak.
Saat itu disebutkan oleh AKP Imam Suryana, anggota melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan Pos Lantas Paringin, melihat pengendara motor R2 yang berboncengan dari arah Tabalong menuju ke arah HST tidak menggunakan helm. Kemudian polisi melakukan tindakan perlambatan arus terhadap pengendara tersebut.
Ketika mendekati pengendara guna pemeriksaan, lanjut dia pengendara R2 menambah kecepatan kendaraannya sehingga menabrak anggota yang jaga hingga mengakibatkan anggota mengalami luka lebam pada bagian paha kanan dan siku sebelah kanan mengalami luka lecet.
Setelah menabrak anggota, pengendara R2 tersebut menyenggol anggota yang berdiri di tepi jalan dan pengendara R2 terjatuh yang mengakibatkan anggota mengalami luka robek, tulang jari retak serta jari telunjuk putus pada jari telunjuk sebelah kanan.
“Tiga anggota dari Satlantas yakni Briptu Riadi, bripda Rio dan Briptu Egi, yang luka agak parah yakni Briptu Egi mengalami luka berat sampai harus dilarikan ke RSUD Balangan untuk dilakukan operasi,” Terangnya.
Setelah jatuh pengendara R2 maupun pembonceng melarikan diri meninggalkan kendaraan bermotornya menuju ke arah jembatan Paringin.
Kemudian anggota yang di Pos Lantas mengejar dan menangkap pelaku (pengendara) berhasil diamankan di jembatan paringin selanjutnya diamankan di Pos Lantas Paringin.
Sedangkan pembonceng R2 berhasil diamankan oleh anggota Satlantas serta masyarakat di pemukiman penduduk di belakang SMAN 1 Paringin dan dibawa ke Pos Lantas Paringin untuk diamankan.


