lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud (Harum) kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 110 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Rotasi pejabat eselon II, III, IV hingga jabatan fungsional itu dilakukan sebagai bagian dari penguatan organisasi dan penerapan sistem merit berbasis manajemen talenta.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Lamin Etam, Senin (29/6/2026), dengan rincian sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 45 pejabat administrator, 37 pejabat pengawas, dan 19 pejabat fungsional.
Dalam sambutannya, Gubernur Harum menegaskan setiap jabatan yang diemban bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Timur.
“Setiap jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan. Amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk melayani masyarakat Kalimantan Timur,” tegasnya.
Menurut Harum, rotasi dan mutasi pejabat merupakan bagian dari penataan organisasi, penguatan kinerja birokrasi, sekaligus penerapan prinsip tour of duty guna memperkaya pengalaman dan kompetensi ASN dalam pengembangan karier.
Ia menjelaskan, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan Sistem Merit berbasis Manajemen Talenta, yakni mempertimbangkan kompetensi, kinerja, potensi, integritas, serta kebutuhan organisasi.
Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah berupaya membangun pola pembinaan karier yang lebih objektif, transparan, terencana, dan berkelanjutan sehingga setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kapasitas dan prestasinya.
“Organisasi harus diisi oleh orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right person in the right place),” ujarnya.
Pada pelantikan tersebut, sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang mendapat penugasan baru yakni Puguh Harjanto sebagai Staf Ahli Bidang III, Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Muhammad Faisal sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Ririn Sari Dewi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Arief Murdiyanto sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Siti Sugiyanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Syarifah Alawiyah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ahmad Jais sebagai Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, serta Mazniati sebagai Wakil Direktur Penunjang RSUD Kanujoso Djatiwibowo.
Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada empat Pejabat Fungsional Ahli Utama yang diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan jenjang profesional tertinggi sehingga para pejabat dituntut mampu melahirkan pemikiran, rekomendasi, dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Kepada dokter ahli utama yang turut dilantik, Harum berpesan agar terus mengedepankan profesionalisme, menjaga mutu pelayanan, mengutamakan keselamatan pasien, serta berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sementara itu, bagi seluruh pejabat fungsional lainnya, baik dari rumpun kesehatan maupun administrasi, ia meminta agar terus menunjukkan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing. Menurutnya, tenaga kesehatan, pranata komputer, arsiparis, hingga pustakawan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung transformasi digital, serta memperkuat tata kelola pemerintahan.
Menutup arahannya, Harum mengingatkan bahwa penguatan Sistem Merit dan Manajemen Talenta bukanlah tujuan akhir reformasi birokrasi. Seluruh proses tersebut harus bermuara pada peningkatan kinerja pemerintahan, percepatan pencapaian visi dan misi kepala daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Ia pun mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat kolaborasi, membangun budaya kerja yang profesional dan akuntabel, serta menghadirkan inovasi pelayanan publik demi mewujudkan Kalimantan Timur yang sukses menuju Generasi Emas.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur.


