lenterakalimantan.com, KUTAI BARAT – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah tengah Kalimantan Timur dengan menyambangi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Selama tiga hari, ia dijadwalkan meninjau berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga kondisi sosial di sejumlah wilayah, termasuk desa-desa yang masih terisolasi.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai harapan serta melihat secara langsung kondisi masyarakat dan infrastruktur di wilayah tengah Kalimantan Timur.
Sebelum memulai perjalanan, Gubernur Harum mengingatkan seluruh rombongan agar mengutamakan keselamatan selama menempuh perjalanan darat.
“Semoga perjalanan kita lancar dari berangkat hingga selesai. Utamakan keselamatan dan pengguna jalan lainnya,” pesannya melalui saluran radio rangkaian, Jumat (3/7/2026).
Agenda diawali dengan meninjau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan di Tenggarong. Setelah itu, dirinya meresmikan Rumah Produksi Bersama Pakan Ternak di Desa Loleng, Kabupaten Kutai Kartanegara, sekaligus berdialog dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat untuk menyerap aspirasi serta melihat perkembangan sektor ekonomi masyarakat.
Usai menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kukar, Rudy Mas’ud bersama rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Melak, Kabupaten Kutai Barat, yang diperkirakan akan tiba pada malam hari.
Gubernur Kaltim Tinjau Jalan Poros Asa-Juaq Asa
Pada hari kedua kunjungan, rombongan dijadwalkan meninjau penanganan ruas jalan poros Asa-Juaq Asa. Proyek yang didanai melalui bantuan keuangan Tahun Anggaran 2025 tersebut mencakup pembangunan jalan rigid beton sepanjang dua kilometer sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Selain itu, ia juga akan meresmikan SMK Negeri 3 Sendawar serta menghadiri silaturahmi bersama Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar.
Sementara pada hari ketiga, Rudy Mas’ud bersama rombongan akan meninjau pelaksanaan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Tanjung Isuy dan Muara Tae sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Rangkaian kunjungan kerja akan ditutup dengan mendatangi tiga desa yang hingga kini masih tergolong terisolasi di Kalimantan Timur, yakni Desa Tanjung Soke, Desa Deraya, dan Desa Gerunggung. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Editor: Rizki


