lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Rabu (8/7/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, dan mengusung tema nasional yang cukup mendalam, yakni “Ayah Wajib Hadir”.
Momentum Harganas tahun ini tidak sekadar menjadi acara seremonial. Pemkab Tabalong langsung tancap gas dengan meluncurkan Pencanangan Gerakan sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama Orang Tua Asuh Anak Stunting.
Langkah ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Pemkab, Forkopimda, instansi vertikal, TNI/Polri, hingga pihak dunia usaha di Tabalong.
Ketangguhan Keluarga di Era Modern dan Disrupsi Teknologi Digital
Dalam upacara tersebut, Bupati Tabalong membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. Dalam arahannya, Wihaji menegaskan bahwa ketangguhan keluarga merupakan keharusan mutlak di tengah era modernisasi dan disrupsi teknologi digital.
”Ketangguhan keluarga berkorelasi linier dengan masa depan Indonesia. Kita sedang berada di jendela peluang historis Bonus Demografi. Oleh karena itu, transformasi kualitas SDM tidak boleh ditunda, dan itu tidak dimulai dari bangku sekolah melainkan dari dalam rahim ibu serta pengasuhan keluarga,” ujar Bupati membacakan sambutan tersebut.
Ada tiga pilar utama pembangunan keluarga yang ditekankan dalam sambutan Menteri, yaitu pemenuhan kesehatan (penuntasan stunting), pendidikan karakter di dalam rumah, serta penguatan ketahanan mental anak.
Wihaji secara khusus juga berpesan kepada para ayah di seluruh Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pengasuhan.
”Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country (negeri tanpa ayah). Kehadiran fisik dan kedekatan emosional ayah adalah penentu kestabilan kepribadian anak. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda di rumah, peluk anak-anak Anda, dan ajak mereka berdialog,” pesannya.
Program Pusat Sejalan dengan Visi Misi “Tabalong SMART”
Sementara itu, Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani menambahkan, arahan dari Menteri KKB tersebut sangat sejalan dengan visi-misi program pembangunan “Tabalong SMART”.
Rifani menjelaskan bahwa Pemkab Tabalong terus melakukan intervensi nyata, baik di sektor kesehatan maupun pendidikan.
”Dari sektor kesehatan, penanganan anak stunting hari ini terbukti mendapat dukungan penuh dari dunia usaha yang siap berkolaborasi menjadi orang tua asuh. Begitu pula di sektor pendidikan yang terus menggenjot penguatan karakter anak,” pungkasnya.
Editor: Rizki


