lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, memperkuat perannya sebagai salah satu daerah penyangga produksi pangan di provinsi tersebut melalui panen raya padi serentak yang berlangsung di empat kecamatan dengan total luas panen mencapai 25.817 hektare.
Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi pertanian daerah yang terus berkembang sekaligus menjadi modal penting dalam mendukung ketahanan pangan, Rabu (8/7/2026).
Hal itu disampaikannya di Kuala Kapuas, Rabu, setelah menghadiri panen raya padi serentak bersama Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, Wakil Ketua II Berinto, serta sejumlah anggota DPRD lainnya.
Panen raya serentak tersebut berlangsung di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Kegiatan dipusatkan di Desa Terusan Raya, Kecamatan Bataguh, dan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, serta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten.
Ardiansah menilai luas panen yang mencapai puluhan ribu hektare menjadi gambaran besarnya kontribusi sektor pertanian Kapuas terhadap ketersediaan pangan.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah melalui berbagai program, seperti penyediaan benih, bantuan alat dan mesin pertanian, pembangunan infrastruktur irigasi, serta pendampingan bagi petani.
“Panen raya ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kapuas,” ujar Ardiansah.
Meski demikian, ia menilai penguatan sektor pertanian perlu dilakukan secara berkelanjutan. Perhatian pemerintah, kata dia, masih diperlukan untuk menjaga stabilitas harga gabah, memperbaiki jaringan irigasi, serta memastikan ketersediaan pupuk dan sarana produksi pertanian.
Ardiansah juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD, dan petani terus dipertahankan agar potensi pertanian Kapuas dapat dikelola secara optimal.
Dengan luas lahan dan potensi produksi yang dimiliki, ia berharap Kabupaten Kapuas dapat terus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan di Kalimantan Tengah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
“Terpenting lagi, memberikan kontribusi nyata terhadap program swasembada pangan nasional,” demikian Ardiansah.


