lenterakalimantan.com, PARINGIN – Berdasarkan klaim yang di lontarkan Kontraktor pengerjaan Jembatan Paringin, Cakra Ari W, pada saat ini pihaknya tidak memperbolehkan jembatan paringin di lintasi pengendara baik roda dua maupun roda empat .
Hal tersebut disampaikan ketika di konfermasi awak media melalui via telp ,terkait dibukanya jalan jembatan yang kini sudah di lintasi roda dua pihaknya enggan di salahkan karena jembatan tersebut belum di serah terimakan.
“Pengendara roda dua tidak diperbolehkan melintasi jembatan paringin di karenakan kekuatan jembatan betonnya baru mencapai 80 % jadi belum dikatakan aman untuk di lewati kendaraan roda dua ,takutnya ada terjadi suatu kejadian yang tidak di inginkan,” katanya Senin ( 21/ 2/2022) .
Diketahui Jembatan Paringin terbuka dikarenakan adanya desakan warga yang sudah tidak sabar menunggu jembatan tersebut di resmikan, akan tetapi hanya roda 2 saja yang diperbolehkan melintasi jebatan paringin.
Disambungnya, akan tetapi ketentuan dari pihak balai dan kontraktor tidak mengizinkan akan adanya pembukaan jembatan paringin sebelum diserahterimakan’ mengingat dengan kondisi jembatan masih dalam proses pengerasan beton dan belum selesai 100%.
“Untuk melintasi jembatan tersebut dihimbau untuk warga yang melintas agar laju kendaran di perlambat sekitar 10 -20km/jam ,sabar dan berhati -hati agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan ,demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” pesan Cakra.
Dengan kekuatan yang masih 80%tersebut untuk itu kendaran roda 4 atau lebih tidak boleh lewat di karenakan kekuatan beton masih belum sempurna, ujarnya Cakra Ari W selaku kontraktor pengerjaan jembatan paringin.
Selain itu Cakra juga menjelaskan bahwa jembatan tersebut baru 80 % penyelesaian dan Umur beton masih 7 hari jadi yang hanya bisa melewati jembatan paringin hanya untuk roda dua dan untuk pengendara roda 4 mohon bersabar dulu di karenakan pisik jembatan belum 100 % takutnya jembatan belum mampu menahan beban yang melebihi kapasitas penggunaan jalan,tegasnya .
Saya berharap pengerjaan jembatan agar cepat selesai dan bisa di lewati selayaknya seperti dulu lagi dan pengendara roda dua dan empat tidak harus mutar lagi melewati jalan alternatif menuju paringin.
Dan dari pihak saya akan mencoba menutup jembatan tersebut karena tidak mau mananggung resiko jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena jika terjadi hal- hal tersebut pihak kontraktor yang terkena sangsi dan teguran dari pihak-pihak terkait,ujarnya cakra .
Disisi lain ,kadis perhubungan H.A.Gazali Al Patah menjelaskan pihaknya belum menerima laporan dari kontraktor terkait adanya jalannya jembatan yang di buka warga paringin.
Seharusnya pihak kontraktor menghubungi dinas terkait agar meminta bantuan untuk turun kelapangan memberikan arahan kepada warga paringin agar jembatan tersebut belum boleh di lewati oleh pengendara Roda 2 ,ujarnya.
“Kami tidak bisa memberikan penjelasan lebih jauh terkait di bukanya jembatan paringin berhubung itu bukan wewenang kami,” ujarnya.
“Seandainya pihak kontraktor meminta kami untuk membantu kelapangan maka kami akan siap membantu,” tambahnya
Pihaknya berharap pembukaan jembatan tersebut harus Sesuai dengan prosedur dan ketentuan kelayakan penggunaan jalan ,dihawatirkan akan terjadi kejadian yang tidak di inginkan dan akan kembali berdampak kepada warga masyarakat sendiri apabila jalan jembatan itu nantinya kembali rusak diharapkan warga agar bersabar dulu menunggu jembatan diserahterimakan ,jelasnya.Gazali kepada awak media .


