lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar seminar nasional peran strategis dan tantangan IDI dalam transformasi sistem kesehatan di Indonesia, bertempat di Grand Ballroom Dafam Hotel, Banjarbaru, Sabtu (3/9).
Kegiatan tersebut dalam rangka pelantikan sekaligus rapat kerja IDI Wilayah Kalsel 2022-2025.
Ketua IDI Wilayah Kalimantan Selatan dr. Sigit Prasetia Kurniawan mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini sebagai pengingat bahwa kepengurusan IDI dibangun dengan semangat pluralisme dan persatuan.
Terbukti, sebanyak 13 IDI cabang se-Kalsel berkomitmen untuk bersatu bersama mewujudkan IDI wilayah Kalsel yang bermartabat, bermanfaat dan lebih baik.
“Visi IDI wilayah Kalsel adalah menjadikan IDI wilayah sebagai organisasi profesi kedokteran yang bermartabat dan bermanfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat Kalsel,” ujar Sigit.
Sebab itu, katanya melalui kegiatan hari ini akan muncul penguatan soliditas internal dan membangun sense of belonging atau rasa memiliki terhadap organisasi IDI.
“Dengan membangun sistem aspiratif yang bersifat bottom up menjadi prioritas utama dan mendasar dalam kepengurusan kali ini,” katanya.
Lanjutnya, diharapkan keberadaan IDI wilayah benar – benar dirasakan peran dan manfaatnya oleh seluruh anggota IDI.
Raker IDI Wilayah juga merupakan salah satu amanah organisasi yang harus dijalankan berdasarkan AD/ART IDI dalam suatu kepengurusan.
“Dan ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pengurus IDI untuk bersama membangun dan mengembangkan organisasi dalam konteks semangat kebersamaan,” katanya.
Sehingga tumbuh kekompakan dan soliditas seluruh pengurus IDI wilayah dan cabang sebagai modal utama bergerak memajukan IDI.
Sigit bilang, re-eksistensi IDI wilayah Kalsel sebagai organisasi independen di tingkat provinsi Kalsel, regional Kalimantan dan nasional merupakan salah satu amanah kepengurusan dalam membangun sinergitas dengan pemerintah, organisasi profesi kesehatan lainnya, dan perhimpunan keseminatan dalam pembangunan kesehatan.
“Sehingga nantinya IDI wilayah sebagai mitra pemerintah yang independen dapat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan di Provinsi Kalsel,”tandasnya.


