lenterakalimantan.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo belum lama ini memberikan delapan arahan khusus kepada Kepala Daerah dan Forkopimda agar melakukan kebijakan dengan hati-hati.
Delapan arahan ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional bersama Kepala Daerah dan Forkopimda yang digelar di Sentul Internasional Convention Center, Bogor Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).
Arahan tersebut menyoal pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan ekstrem sampai target 0% pada 2024, fokus turunkan stunting, perhatikan investasi dan jangan ada ijin yang berbulan-bulan, pastikan Apbd dibelanjakan untuk produk-produk buatan dalam negeri, Kabupaten/kota harus mulai mendesain kotanya dengan baik sehingga memiliki diferensiasi dan memaksimalkan potensi daerah, jaga stabilitas politik dan keamanan menuju Pemilu 2024 dan jamin kebebasan beragama jangan sampai konstitusi kalah oleh kesepakatan.
Terkait hal ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, Kemendagri bersama kementrian/ lembaga terkait telah melakukan langkah langkah strategis.
“Upaya itu diantaranya melalui pelaksanaan rapat koordinasi rutin mingguan pengendalian inflasi daerah setiap hari Senin yang diikuti oleh seluruh kepala daerah dan jajaran Forkopimda ditingkat provinsi dan kabupaten/kota yang sdh berlangsung sejak Oktober 2022 hingga sampai saat ini,” ucapnya.
Secara terpisah, Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latief yang turut hadir dalam kegiatan ini mengaku berterima kasih kepada Presiden RI yang telah mengapresiasi kerja keras daerah dalam pengendalian Covid 19, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.
Seperti diketahui, acara rakornas ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo dan dihadiri Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 sebanyak 4.545 dari seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota.


