lenterakalimantan.com, KOTABARU – Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengapresiasi pergelaran Festival Kuliner 2023, yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) setempat dalam sarana mempromosikan aneka kuliner produk usaha kecil dan menengah (UMKM).
Festival Kuliner 2022 guna membangkitkan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19. Kegiatan berlangsung di Obyek Wisata Siring Laut Kotabaru, Jumat (24/2/23) sore.
Festival kuliner ini dilaksanakan Disparpora Kotabaru ini berlangsung selama tiga hari dari 24 sampai 26 Februari 2023 yang bertujuan untuk meningkatkan dan menumbuh kembangkan ekonomi kreatif sub sektor kuliner, serta menggali potensi para chef yang ada di daerah setempat.
Bupati Kotabaru Sayed Jafar mengapresiasi kegiatan festival kuliner 2023 dalam mengembangkan ekonomi kreatif sekaligus mempromosikan wisata.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi segenap panitia dan seluruh pihak terkait atas terselenggaranya Festival kreatif kuliner Kotabaru 2023, dan tidak lain sebagai upaya dalam pengembangan wisata kuliner dan pemberdayaan ekonomi kreatif serta mempromosikan wisata yang ada di Kabupaten Kotabaru,” ucap Bupati Kotabaru.
Selain itu, Bupati Kotabaru juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan UMKM dan melalui festival kuliner diharapkan bisa memunculkan ide-ide kreatif dalam memajukan kuliner Kotabaru.
Sedangkan dalam sambutan Plt Kepala Disparpora Kotabaru Risa Ahyani menyampaikan, kegiatan ini untuk meningkatkan potensi chef yang ada di daerah setempat dan ini merupakan pertama kali dilaksanakan.
“Festival Kreatif Kuliner Kotabaru 2023 digelar pertama kalinya oleh Disparpora Kotabaru dalam rangka meningkatkan dan menumbuh kembangkan ekonomi kreatif subsektor kuliner serta potensi para chef yang ada di Kotabaru serta menambah variatif sajian kuliner dengan branding yang baik sehingga dapat memberi nilai lebih bagi para chef saijaan,” ungkap Risa Ahyani.
Untuk diketahui, vent ini diramaikan oleh elemen industri kuliner yang ada seperti UMKM, restoran, hotel, cafe, ghost kitchen, kios dan kaki lima.
Pameran/Bazzar produk kuliner/ UMKM ada 31 peserta, zona kopi ada 4 peserta, lomba masak nasi goreng kreatif antar SKPD/BUMN/BUMD/ Kecamatan ada 36 peserta dan lomba chef cipta kreatif masakan saijaan ada 18 peserta.


