lenterakalimantan.com, RANTAU – Dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI ke 78, Ikatan Perawat Anak Indonesia Provinsi Kalsel mengadakan kegiatan terapi bermain mewarnai yang bertujuan untuk mengurangi dampak hospitalisasi anak dan kecemasan pada anak selama perawatan di rumah sakit.
Kegiatan dilaksanakan di ruang anak RSUD Datu Sanggul, Rabu (16/08).
Helmina SKep Ners, Wakil Ketua IPANI Kalsel, dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 78, Ikatan Perawat Anak Indonesia (IPANI) Provinsi Kalsel melaksanakan terapi bermain yang dilakukan untuk menghindari dampak dari hospitalisasi terhadap anak.
“Kegiatan kali ini khusus mengajak anak – anak di RSUD Datu Sanggul untuk ikut bermain mewarna,” ujarnya.
Helmina bilang, hospitalisasi sebenarnya bertujuan untuk memberikan perawatan dan pengobatan kepada anak. Namun selama dirawat, anak juga mengalami beberapa dampak akibat dari hospitalisasi yaitu kecemasan, kehilangan kendali dan nyeri.
“Dampak hospitalisasi tersebut perlu mendapat perhatian agar perkembangan anak selama dilakukan perawatan di rumah sakit tidak mengalami gangguan. Bermain yang merupakan kebutuhan anak dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk mengurangi dampak hospitalisasi,” ujarnya
Setelah pengurus IPANI Kalsel dilantik tanggal 5 Agustus, tugas pertama kita ialah memperkenalkan apa itu perawat anak. Atau bisa dikatakan ikatan perawat anak sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan tentang anak, keterangan dan pelatihan.
Disini kita juga ingin mensosialisasikan pelaksanaan program terapi bermain mewarnai pada anak yang dirawat di rumah sakit datu sanggul Rantau. Melalui kegiatan ini kita sekaligus ingin memperkenalkan apa itu perawat anak, dan kita ingin membuat anak yang dirawat dirumah sakit merasa nyaman seperti dirumah mereka sendiri.
“Kita ingin masyarakat tau bahwa perawat anak punya banyak skill yang harus disosialisasikan, salah satunya melalui kegiatan terapi bermain mewarnai untuk mengurangi dampak hospitalisasi.” Tandasnya.
Sementara itu Subchaan SKep Ners DPK RSUD Sanggul turut memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan IPANI Kalsel dalam rangka mengurangi dampak hospitalisasi terhadap anak di RSUD Datu Sanggul.
Menurutnya, karena kebiasaan saat anak sakit susah untuk bersosialisasi, melalui kegiatan ini diharapkan anak akan merasa nyaman selama dirawat, dan mereka seperti berada di rumah sendiri dan menjadi harapkan kita kegiatan ini membuat anak cepat sembuh.
“Kita berharap kegiatan ini bisa terus berjalan dan kegiatan berikutnya bisa kita laksanakan,” ungkapnya kepada awak media.












