lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Warga Desa di dua kecamatan, yakni Jorong, dan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, yang terdampak kekeringan mendapat bantuan distribusi air bersih dari Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut Muslimin.
“Bantuan air bersih ini disalurkan tiap hari membantu warga yang kesulitan air bersih, ada di Kecamatan Jorong dan Batu Ampar,” katanya, Rabu (11/10/2023).
Dijelaskan Muslimin, tiap hari bantuan air bersih disalurkan kepada warga, disiapkan sebanyak empat tong ukuran 3.600 liter, 2.200 liter, dua tong air 1.500.
Selama ini yang menjadi kendala warga kesulitan air bersih tambah Muslimin, lantaran banyaknya sumur bor di tempat tersebut mengalami kekeringan.
Sementara di wilayah desa pesisir terkendala dengan masuknya air laut menyebabkan air menjadi asin.
“Padahal Kabupaten Tanah Laut tidak kekurangan adanya sumur bor, hampir tiap desa tersedia sumur bor, ya itu kendalanya pada musim kemarau yang berkepanjangan banyak yang mengalami kekeringan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah ke depan harus menyiapkan strategi jangka panjang guna mengantisipasi krisis air bersih, utamanya di wilayah desa pesisir di mana air sumur di desa setempat tidak dapat digunakan karena airnya terasa asin.
Muslimin berharap, menjadi salah satu cara yang bisa menjadi solusi warga disana, seharusnya diadakan teknologi pemurnian air memiliki peran penting dalam memastikan pasokan air bersih yang aman dan dapat digunakan.
“Mengenai teknologi bisa kerjasama dengan perusahaan bergerak di air bersih, yang menjadikan air agak asin menjadi tawar,” ujarnya.
Muslimin menilai, meski adanya embung-embung yang dibuat guna menampung air hujan, ia anggap tidak maksimal bisa digunakan. Pemerintah daerah harus ada perbaikan-perbaikan dan bisa melihat sumber-sumber mata air.
“Sedangkan, wilayah desa yang berdekatan dengan perusahaan tambang, bisa memanfaatkan bekas galian tambang dan pemerintah perlu menyiapkan strategi jangka panjang mengatasi krisis air bersih,” pungkasnya.


