lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Duka mendalam bagi keluarga korban atas tewasnya Didi Darmadi (36) beserta adiknya Taufik Anwar (26).
Dari kelima anak ibu Bahriah (55) dua orang diantaranya meninggal dunia dalam peristiwa berdarah yang terjadi di Kampung Kenanga pada, Sabtu (7/10/2023).
Kompol Muhammad Noor Chaidir, Kapolsek Banjarmasin Utara membenarkan yang terjadi peristiwa tadi malam
“Malam tadi ada laporan kejadian perkelahian,” ucapnya pada media Minggu (8/10/2023).
Muhammad Yani (49), Ketua RT 7, mengungkapkan.
“Awal permasalahan ada pada Isar yang mana saya tidak tahu apa masalahnya, mungkin karena dendam lama” ucap Ketua RT 7.
“Pada saat perkelahian Khaidir berusaha ingin melerai, namun naas dirinya malah ditusuk dengan senjata tajam dibagian dada,” tambahnya.
“Saat saya datang ke lokasi Taufik Anwar atau sering dipanggil opek sudah dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak bisa di tolong,” jelasnya.
Ketua RT 7 juga berharap kepada pihak kepolisian,agar terus mengontrol wilayah ini di karenakan tak sedikit warga yang suka minum-minuman keras dipinggir jalan


