lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Proyek jembatan yang menyambungkan kawasan Pramuka dan Sungai Gampa, masih digodok oleh Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR Kota Banjarmasin.
Jika terealisasi jembatan ini akan menjadi akses jalan alternatif mengurai kemacetan baik dari Banjarmasin menuju luar kota ke Martapura dan ke Barito Kuala.
Jembatan itu sendiri menghubungkan wilayah Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur dengan Sungai Gampa, Banjarmasin Utara yang panjangnya mencapai 120 meter.
Meski tak sepanjang Jembatan ‘Basit’ Alalak 850 meter pagu anggaran jembatan baru ini mencapai biaya Rp 175 miliar. Akan tetapi anggarannya menyaingi jembatan Alalak.
Plt Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Syafiq Huwaida, Senin (6/11/2023) menjelaskan secara akumulasi, Ada beberapa jembatan box culvert dan satu jembatan bentang 20 meter harus dibangun untuk koneksi Jembatan Pramuka-Sei Gampa, karena harus melintasi Sungai Martapura.
“Jadi kalau kita akumulasi jembatan ada dua buah. Sedangkan box culvert penghubung itu ada empat buah,” kata Syafiq.
Jika dirincikan mencapai Rp 414,6 miliar lebih itu terdiri dari 4 kegiatan proyek. Yakni, jembatan Pramuka Rp 68,9 miliar lebih, Jalan Pramuka-Sei Gampa Rp 260,1 miliar lebih, Box Culvert Rp 68,9 miliar lebih, Box Culvert Sei Cempaka’u Rp 1,1 miliar lebih, Box Culvert Sei Darapan Rp 1,1 miliar lebih, Box Culvert Sei Tatah 1 Rp 1,93 miliar lebih dan Box Culvert Sei Tatah 2 Rp 1,93 miliar lebih. Terakhir, Jembatan Bentang 20 meter Rp 10,55 miliar lebih.
Selain itu pembangunan infrastruktur penunjang bakal sejalan dengan proyek jembatan.
“Nantinya, akan ada proyek jalan sepanjang 3,8 Kilometer yang memakan investasi mencapai Rp 276 miliar,” ucapnya
Dinas PUPR meyakini dapat merealisasikan megaproyek ini. Terlebih setelah berkoordinasi dengan Balai Jalan, Sungai, Pemprov Kalsel hingga Pemkab Batola.












