lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 yang bertempat di Halaman Pertasi Kencana Pelaihari.
Percontohan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 050 Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Tala, Kalsel, Rabu (31/1/2024).
Dari pantauan lenterakalimantan.com, spesimen surat suara pada simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 yang diberikan kepada setiap pemilih masing-masing 5 surat suara mulai dari Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD tingkat kota/kabupaten.
Simulasi dimulai dari sejak persiapan pencoblosan hingga tungsura. Pemungutan suara diikuti pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).
Ditemui wartawan di sela-sela pelaksanaan simulasi pemungutan dan tungsura di TPS 050 Kelurahan Pelaihari Ketua KPU Tala, Rudi Pratikno, mengatakan simulasi ini sebagai panduan bagi pemilih untuk mengetahui proses menggunakan haknya di TPS.
“Simulasi ini berkenaan dengan cara penggunaan Sirekap pada Pemilu 2024 untuk mempermudah proses di TPS,” katanya.
Rudi menilai pelaksanaan simulasi berjalan dengan baik dan lancar, tujuannya dari kegiatan ini agar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengetahui melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.
“Simulasi ini kita laksanakan mengambil beberapa daftar pemilih tetap di TPS 050 Pelaihari, karena hampir mendekati 200 orang,” ujarnya.
Pelaksanaan simulasi ini mendapat sorotan, dari Ketua DPD Partai Gelora Indonesia, Suhandoyo, sebab dia menilai panitia terlihat belum menguasai secara maksimal.
“Ke depannya panitia harus disiapkan lebih maksimal agar lebih baik lagi,” katanya yang ikut hadir pada kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.
Suhandoyo menilai simulasi ini hal yang penting untuk dilaksanakan, dan pihaknya menyambut baik nantinya pada 14 Februari 2024 bisa berjalan maksimal dengan perhitungan waktu bisa cepat.
“Mudah-mudahan simulasi ini tidak cukup dilaksanakan di sini saja, bisa dilatih di masing-masing TPS supaya ke depan lebih mudah,” pungkasnya.


