Hanif Diduga Dibawa Makhluk Gaib Sungai Banua Raya

Sungai Benua Raya, Ilustrasi kejadian korban tenggelam.
Sungai Benua Raya, Ilustrasi kejadian korban tenggelam.

lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bocah laki-laki Muhammad Hanif (10) Siswa kelas IV SD warga Desa Benua Raya RT 8, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, tewas tenggelam pada sabtu malam 24 Februari 2024, saat mandi di sungai Benua Raya yang berlokasi di Jalan Taruna Jaya.

Sore itu Hanif dengan teman temanya terlihat mandi aliran sungai Benua Raya sedang tidak lagi deras. Menjelang magrib tiba Hanif bersama temannya meninggalkan tempat mandi untuk pulang kerumah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Magrib pun tiba, Hanif ikut shalat magrib berjamaah di Masjid bersama warga setempat. Usai salat magrib, muncul keanehan Hanif ada yang mengawal dua orang anak laki-laki misterius tidak dikenal.

Setelah itu Hanif dikabarkan tidak ada pulang kerumah dan membuat warga setempat geger mencarinya.

“Hanif sempat terlihat oleh warga salat magrib berjamaah di masjid. Namun muncul keanehan ada yang melihatnya dikawal dua anak laki-laki asing tidak dikenal yang bukan warga setempat,” kata Marhani Ketua RT 8, kepada lenterakalimantan.com, Senin ( 26/2/2024).

Warga sempat menduga sambung Marhani , Hanif dibawa dua anak laki-laki yang tidak dikenal tersebut ke arah sungai tempat awal mandi.

Hanif meninggalkan pakaian, kopiah dan sandal di depan rumah warga.

“Ditemukan di depan rumah warga ada pakaian, kopiah dan sandal, yang tidak ada celana pendek Hanif ,”ucapnya.

Setelah itu kata Marhani, warga mulai curiga bahwa Hanif hilang misterius. Pihaknya dan warga sempat meminta bantuan orang pintar yang bisa mengetahui dunia gaib, dengan informasi didapat korban ada di dalam sungai.

Ia menambahkan, tanpa menunggu lama malam itu juga warga mulai melakukan pencarian sekitar sungai, beberapa orang turun ke sungai menyisir mencari korban masuk ke dalam sungai.

“Alhamdulilah pencarian membuahkan hasil, Hanif ditemukan tidak jauh dari tempat mandi dan posisinya ada dalam sungai, kalau warga sini bilang kondisinya dihimpit mahluk gaib. Ditemukan dalam kondisi masih utuh, perutnya pun tidak menggelembung kemasukan air,”ujarnya.

Menurutnya, setelah itu Jenazah Hanif dibawa ke daratan oleh warga, ditemukan sekitar pukul 01.00 Wita. Memang kejadian tenggelamnya ini ada keanehan, saat ditemukan masih terlihat segar bugar.

“Memang warga sini bilang sungai itu terkenal angker, bahkan jaman dulu sempat warga banyak menaruh sesajen di lokasi sungai tersebut,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *