Desa Bitahan Baru Menuju Kampung Iklim Lestari 2024, Sinergi untuk Masa Depan Hijau

Menjadi sorotan utama, Tim Verifikasi Lapangan Proklim Lestari adakan kunjungan di Desa Bintahan Baru. Kamis (30/5/2024).
Menjadi sorotan utama, Tim Verifikasi Lapangan Proklim Lestari adakan kunjungan di Desa Bintahan Baru. Kamis (30/5/2024).

lenterakalimantan.com, RANTAU – Desa Bitahan Baru kembali menjadi sorotan utama dengan kunjungan tim verifikasi lapangan Proklim Lestari yang berlangsung pada Kamis (30/05/2024). Kedatangan tim ini untuk menilai komitmen dan upaya desa dalam mendukung program Kampung Iklim, sebuah inisiatif yang semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim global.

Dipimpin oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin, Nordin, tim ini terdiri dari berbagai pihak penting, termasuk M. Ardiansyah dari tim teknis Proklim dan Lodi Junio, dari Ditjen Mitigasi Perubahan Iklim.

Bacaan Lainnya

Kunjungan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas LH Provinsi Kalsel, Camat Lokpaikat, serta perusahaan-perusahaan besar seperti PT. Bhumi Rantau Energi, PT. Energi Batubara Lestari, PT. Kalimantan Prima Persada, dan PT. Hasnur Riung Sinergi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, BUMDes, Karang Taruna, PKK Desa, dan instansi terkait lainnya semakin memperkuat sinergi dalam upaya ini.

“Kami ingin melihat langsung inisiatif Desa Bitahan Baru dalam mendukung program Kampung Iklim, seperti penghijauan, pengelolaan sampah, dan pertanian terpadu. Penanganan perubahan iklim membutuhkan kerjasama yang erat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat,” ucap Ardiansyah.

Feri Januar Faizal, General Manager PT. Bhumi Rantau Energi, menjelaskan bahwa perusahaan mereka, bagian dari Hasnur Group dan Padang Karunia Group, telah mendukung program ini sejak 2022.

“Kami telah mengimplementasikan berbagai program CSR seperti pembangunan agrowisata, sumur bor, dan fasilitas air bersih. Investasi kami sekitar Rp.850 juta sejak 2022 akan terus berlanjut untuk mendukung inisiatif lingkungan di desa ini,” ungkap Faizal.

Sementara itu, Kepala Dinas LH Tapin, Nordin MS, menekankan urgensi kolaborasi dalam menghadapi perubahan iklim. “Perubahan iklim adalah tantangan besar yang mempengaruhi lingkungan, sosial, dan ekonomi kita. Program Kampung Iklim adalah bukti nyata komitmen kita untuk meningkatkan ketahanan masyarakat dan mengurangi emisi gas rumah kaca,” ujar Nordin.

Kunjungan tim verifikasi ini menandai langkah penting bagi Desa Bitahan Baru dalam upaya menjadi percontohan kampung berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim. Dengan dukungan dari berbagai pihak, desa ini menunjukkan bahwa masa depan hijau bukanlah impian, melainkan kenyataan yang bisa dicapai melalui kerja keras dan kerjasama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *