lenterakalimantan.com, AMUNTAI – Kesigapan Anggota Kodim 1001/HSU-Balangan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-120 dalam aksi membangun desa, mendapat pujian dari sebagian besar masyarakat Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (13/5/2024).
Salah seorang tokoh masyarakat di Desa Sungai Karias Kecamatan Amuntai Tengah bernama Ali, dalam hal ini menyebutkan bahwa, respon masyarakat saat ini menunjukan apresiasi yang begitu tinggi bagi Satgas TMMD.
“Melihat fakta dilokasi kegiatan TMMD di Desa Sungai Karias, para satgas berpacu dengan material yang datang, pasalnya setiap material yang disalurkan dan tiba dilokasi, tidak berselang lama langsung dikerjakan, bahkan pada malam haripun ada sejumlah satgas yang masih bekerja,” tuturnya kepada lenterakalimantan.com.
Ali juga menambahkan, masyarakat sekitar yang nantinya akan menerima manfaat secara langsung dari kegiatan TMMD ini, sangat berterima kasih kepada pihak TNI yang sudah bersusah payah melibatkan diri dalam pembangunan desa.
“Masyarakat memberikan apresiasi yang luar biasa bagi TNI, pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya yang terlibat dalam kegiatan pembangunan desa, saya melihat langsung prosesnya, tahapan demi tahapan, kebetulan rumah saya berdekatan dengan lokasi kegiatan TMMD” ucapnya.
Secara terpisah Dandim 1001/HSU-Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan perpaduan antara TNI bersama pemerintah daerah sebagai upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan.
“Pendistribusian material terus dipicu, Satgas TMMD lakukan upaya gerak cepat selama proses pembuatan jalan di Desa Sungai Karias,” tegas Komandam Kodim.
Menurut Dandim 1001/HSU-Balangan, serangkaian kegitan TMMD ini bukan hanya fokus pada satu infrastruktur saja, melainkan ada bebera kegiatan lain yang perlu mendapatkan sentuhan untuk kepentingan masyarakat.
“Sasaran fisik tambahan seperti, fasilitas sarana air bersih, rehab MCK, rehab gudang padi, bedah rumah, posyandu, balai desa serta pelebaran dan perkerasan jalan,” tuturnya.
Masyarakat Desa Sungai Karias, sebagian besar masih memanfaatkan fasilitas air sungai dalam kehidupan sehari-hari, melalui kegiatan TMMD, saat ini pembuataan sumur bor masih berjalan dan direncanakan adanya pemasangan 4 unit fasilitas air bersih dari PDAM setempat.
Dandim 1001/HSU-Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan juga memaparkan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan program utama pada pelaksanaan TMMD ke-120 di wilayah Kodam VI Mulawarman.
“Program ini merupakan sasaran fisik untuk memperbaiki rumah warga yang semula tidak layak huni, menjadi layak huni, dengan melakukan peninjauan secara langsung di lapangan adalah untuk memastikan perkembangan pembangunan yang disasarkan pada kepentingan masyarakat, bisa berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan,” pungkasnya.
Pada prinsipnya, kegiatan ini untuk membantu kesulitasn masyarakat serta mempermudah akses transportasi dan kebutuhan lain yang berhubungan dengan peningkatan perekonomian serta kesejahteraan bagi masyarakat.
Sebelum Satgas TMMD memulai kegitan, mereka terlebih dahulu diwajibkan melaksanakan apel pagi, guna memastikan pengecekan personel dan pembagian tugas, tidak hanya di home base, apel pagi merupakan sebuah kewajiban bagi TNI dimanapun ia bertugas, hal ini disampaikan oleh Dan SKK TMMD Kapten Arm Supiandi.
“Setiap personel dimanapun ia bertugas, pelaksanaan apel pagi wajib dilaksanakan, tidak terkecuali di lokasi TMMD,” ucapnya
Dirinya menambahkan, tujuan apel pagi ini adalah untuk mengecek kesiapan baik Personel maupun alat yang akan digunakan, juga membagi tugas masing-masing bagian pekerjaan, agar kegiatan yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar.
“Tetap jalin kerjasama yang baik, jaga komunikasi dan kebersamaan serta hubungan yang baik, humanis dengan warga masyarakat sekitar lokasi TMMD, dan paling utama jaga kesehatan dan faktor keamanan selama pelaksanaan TMMD,” pesannya Pendim 1001/HSU-Balangan.


