lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Upaya ungkap adanya bahan baku emas di tempat galian emas ilegal di Desa Durian Bungkuk, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.
Tim Satreskrim Polres Tala mengambil sampel di tempat kejadian melibatkan tim ahli laboratorium dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kamis (16/5/2024).
Terpantau oleh media ini, kegiatan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tala Iptu Satria Madangkara Syarifuddin , bersama jajaran anggotanya ditambah Sat Intelkam Polres Tala.
Pengambilan sampel kandungan emas tepat di lokasi halaman samping depan rumah pemilik lahan, yang terdapat lubang menganga,
Disiapkan Mesin sedot air untuk menyedot air dalam lubang.
Aktivitas pengambilan sampel emas di Desa Durian Bungkuk dipantau Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan dan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Selatan.
Kasat Reskrim Polres Tala Iptu Satria Madangkara Syarifuddin, mengatakan, pengambilan sampel berupa bebatuan atau tanah yang ada di dalam lubang dilakukan oleh tim dari laboratorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Menurutnya, kegiatan ini juga dihadiri HMI dan IMM Kalimantan Selatan, pelapor dan pemilik lahan. Sama-sama menyaksikan pengambilan sampel.
“Pengambilan sampel ini sama sama disaksikan oleh pelapor , pemilik lahan, HMI dan IMM Kalsel,”ucapnya.
Ia bilang , pengambilan sampel Ini sudah tahap penyidikan terkait laporan dimana nantinya sampel akan dibawa ke laboratorium ULM dan hasilnya akan diumumkan oleh mereka.
“Pihak Laboratorium ULM nanti yang memastikan hasilnya,”pungkasnya


