lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Banjir pada sejumlah titik Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel telah surut.
Tidak ada lagi sisa genangan air di pemukiman, warga setempat sudah kembali melakukan aktivitas sehari-hari.
Ketua Siaga Bencana (KSB) Datu Bungur, Ahmad Fauzi, mengatakan sejak pukul 22.00 Wita Sabtu malam banjir di Asam-Asam sudah surut.
“Warga yang sempat mengungsi di Posko KSB Datu Bungur, sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Karena sudah aman dari banjir dan posko sudah ditutup,” katanya, saat dihubungi media ini, Minggu (9/6/2024).
Diketahui banjir di Asam-Asam melanda 8 RT, menyebabkan 275 KK terdampak banjir. Sebagian warga harus dilakukan evakuasi dibawa ke Posko KSB Datu Bungur.
Ahmad Pauzi, mengaku bersyukur, selama banjir banyak yang peduli kepada warga setempat, bantuan bahan terus mengalir baik dari pemerintah maupun dari perusahaan terdekat untuk disalurkan memenuhi keperluan korban terdampak banjir.
Menurut Ahmad Pauzi, dari dulu di Asam-Asam sudah menjadi langganan banjir, di mana pada musim hujan tiba pasti terjadi banjir.
“Dari kejadian-kejadian banjir ini ada kendalanya pada saat evakuasi warga. Relawan di KSB Datu Bungur kesulitan evakuasi korban banjir, disebabkan tidak memiliki perahu sendiri,” ungkapnya.
Ahmad Pauzi berharap ke depannya ada yang memberikan bantuan berupa perahu fiber untuk mempermudah evakuasi warga.
Sebab wilayah Asam-Asam merupakan rawan bencana dalam setahun bisa terjadi dua kali banjir.
Ia bilang, relawan di KSB Datu Bungur pada saat evakuasi warga mengandalkan meminjam perahu dayung milik warga.
“Jadi kalau terus menerus seperti itu tidak enak sama warga, ditambah lumayan kecapean jarak tempuh cukup jauh bisa 30 menitan dengan menggunakan perahu dayung,” pungkasnya.


