lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemilihan Utuh dan Diyang Tanjung Kabupaten Tabalong 2024 mengukir nama baru, yakni Muhammad Dzikra Shandi Aditya dan Anisa Rahmi.
Kedua pasangan tersebut resmi dinobatkan sebagai Utuh dan Diyang Tanjung pada acara grand final yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong di Pendopo Bersinar Pembataan, Jumat (6/9/2024) sore.
Bersama sembilan pasangan lainnya, mereka juga telah berjuang menjalani proses tahapan seleksi hingga memasuki grand final ini. Dinilai oleh para juri dari segi kemampuan bahasa asing, public speaking, hingga pengetahuan umum dari para finalis.
Adapun untuk pasangan Utuh-Diyang Tanjung, M Nur Arifin dan Fahriana Nurrisa dinobatkan sebagai wakil I. Lalu pasangan Agus Salim dan Putri Azzahra sebagai wakil II. Sementara Muhammad Haikal dan Pahriati sebagai pasangan Utuh-Diyang Tanjung Favorit.
Pj Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah melalui Kadisdikbud Tabalong, Tonie Marwan mengatakan bahwa terpilihnya Utuh Diyang Tanjung ini dapat dijadikan sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam berbagai kegiatan kedaerahan.
“Selain itu, Utuh Diyang juga dapat menjadi partner berbagi ide pemikiran dalam pengembangan pembangunan yang ada di Kabupaten Tabalong,” ujar Hamida dalam sambutan tertulisnya.
Terpilih sebagai duta Kabupaten Tabalong, Hamida mengharapkan ke depan mereka mampu menjadi teladan dan panutan di tengah-tengah masyarakat. Khususnya bagi generasi muda, baik dalam bertindak, berbuat, bertingkah laku maupun bertutur sapa.
“Harapan kita semua di era digitalisasi sekarang ini, para Utuh Diyang diharapkan memiliki kecakapan digital dan memiliki pengetahuan terkait etika menggunakan social media,” harapnya.
Sementara itu, Dzikra yang telah ditetapkan sebagai utuh tanjung, merasa sangat bersyukur atas raihan yang diperoleh setelah melewati proses tahapan yang panjang.
“Tentunya kami berdua sangat bersyukur karena terpilih sebagai utuh diyang tahun 2024 setelah melewati proses karantina yang lumayan panjang dari bulan Agustus sampai sekarang. Akhirnya kerja keras kami terbayarkan,” ucapnya.












