lenterakalimantan.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat menggelar lomba Sapta Pesona.
Lomba tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-65 Kabupaten HST dengan mengangkat empat pilar utama yang menjadi kunci menciptakan destinasi wisata yang memikat, nyaman, dan berkelanjutan.
Penilaiannya meliputi kebersihan dan keindahan, keamanan dan ketertiban, inovasi pengelolaan ramah lingkungan, serta pengalaman wisata mengesankan.
Kepala Disporapar HST, Muhammad Ramadlan mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk membina para pengelola wisata untuk memajukan wisatanya.
“Hal ini untuk merangsang para pengelola objek wisata agar terus berkreativitas, hal itu demi meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun luar,” ucapnya, Rabu (4/12/2024).
Dia berharap dengan kegiatan ini para pengelola bisa membenahi wisatanya dan mungkin bisa menampilkan spot-spot baru. Diharapkan kunjungan wisatawan di HST lebih meningkat lagi.
Adapun pendaftaran lomba ini dibuka dari 2-9 Desember 2024, dan penilaiannya dari tanggal 9-20 Desember 2024. Hadiahnya pun jutaan rupiah.
Untuk persyaratan umum peserta, meliputi:
-Objek yang dikelola oleh swasta baik itu individu atau masyarakat
-Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang terdaftar di Dinas Pariwisata setempat
-Pengelola objek wisata (BUMDes atau pengelola wisata) yang aktif mengelola objek wisata
-Objek wisata yang didaftarkan harus berada di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah
-Peserta hanya dapat mengajukan satu objek wisata untuk satu kategori lomba
-Objek wisata yang didaftarkan harus beroperasi minimal 1 tahun sebelum pendaftaran
Sedangkan persyaratan administrasi peserta, antara lain:
-Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan panitia
-Salinan identitas penanggung jawab (KTP atau identitas lainnya)
-Profil singkat objek wisata (maksimal 2 halaman, mencakup lokasi, sejarah, dan keunggulan)
-Surat pernyataan bermaterai bahwa peserta bersedia mengikuti semua tahapan lomba.
Ramadlan menerangkan, untuk kriteria penilaiannya yakni kesesuaian dengan prinsip sapta pesona inovasi dan kreativitas keberlanjutan pengelolaan wisata.
“Mekanisme lombanya yakni peserta akan melewati tahap 1 seleksi administrasi, lalu tahap 2 kunjungan lapangan, serta penilaian akhir,” tuntasnya.


