
lenterakalimantan.com, PARINGIN – Upaya mitigasi bencana di Kabupaten Balangan tak hanya dilakukan dengan langkah teknis, tetapi juga melalui pendekatan spiritual.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, melalui inovasi Balangan Bermunajat, sebuah program doa bersama yang telah berjalan selama tiga tahun, sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama di musim penghujan.
Hal ini diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, kepada lenterakalimantan.com, melalui WhatsApp, Sabtu (8/3/2025).
“Program ini merupakan bentuk ikhtiar kolektif, dalam menghadapi ancaman bencana. Kami tidak hanya fokus pada infrastruktur, dan sistem peringatan dini, tetapi juga ingin membangun kesiapan mental dan spiritual masyarakat. Melalui do’a bersama, kami berharap mereka lebih tenang, dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya sebuah bencana,” ujarnya.
Menurutnya, program ini tidak hanya dilakukan di lingkungan BPBD, tetapi juga melibatkan berbagai tempat ibadah. BPBD bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Balangan untuk menyebarkan surat imbauan agar kegiatan do’a bersama dapat dilaksanakan secara luas.
Langkah ini pun sejalan dengan Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mewajibkan pemerintah daerah memberikan informasi potensi bencana kepada masyarakat.
Meski sudah berjalan tiga tahun, BPBD Balangan mengakui masih ada tantangan, terutama dalam mengukur efektivitas pendekatan berbasis spiritual ini karena tidak adanya indikator kuantitatif yang jelas.
“Kami yakin bahwa doa memiliki kekuatan besar. Selain menguatkan mental masyarakat, ini juga menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, meski kita sudah melakukan usaha, dan ikhtiar,” ucap Kalak BPBD Balangan Rahmi.
Ia menambahkan bahwa, untuk kedepan, BPBD Balangan, akan terus menggencarkan sosialisasi Balangan Bermunajat, terutama saat status siaga bencana ditetapkan.
“Kami berharap pendekatan ini bisa menjadi pelengkap strategi mitigasi lainnya dan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan,” pungkasnya.
Editor: Rian

