lenterakalimantan.com, PARINGIN – Kabupaten Balangan mencetak sejarah sebagai satu-satunya daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk 2 instansi sekaligus dalam satu periode penilaian.
Hal ini diungkapkan Kepala DPMPTSP Balangan, Akhriani, Rabu (14/5/2025).
“Prestasi ini diraih oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” ungkapnya.
Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dimulai sejak 2021, mulai dari perbaikan pelayanan, hingga mengarah pada evaluasi internal.
“Kami lakukan evaluasi internal, perbaikan layanan, hingga menghadapi penilaian lapangan. Alhamdulillah, akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa, penilaian WBK meliputi aspek integritas, transparansi, akuntabilitas, hingga kualitas pelayanan publik. Keberhasilan Balangan melampaui pencapaian Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), yang sebelumnya hanya meraih WBK untuk satu instansi.
“Tim dari Kemenpan-RB mengakui ini adalah pertama kalinya mereka menilai dua instansi dalam satu kabupaten, dan keduanya lulus. Ini menjadi catatan positif tersendiri bagi Balangan,” bebernya.
Di 2026, DPMPTSP menargetkan predikat lebih tinggi, yakni Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Langkah awal telah dilakukan, termasuk penyusunan rencana aksi dan sertifikasi ISO untuk peningkatan mutu layanan. Meski demikian, tantangan masih ada, terutama dalam mewujudkan pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas.
“Kami belum memiliki petugas yang menguasai bahasa isyarat. Ini menjadi catatan penting karena WBBM menekankan aspek layanan ramah disabilitas,” pungkas Kepala DPMPTSP Balangan, Akhriani, Kemenpan-RB menegaskan, pelayanan inklusif menjadi indikator utama dalam penilaian WBBM. Untuk itu, DPMPTSP Balangan berkomitmen terus berbenah agar layanan publik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Balangan, tanpa kecuali.
Editor: Rian


