lenterakalimantan.com, KOTABARU – Di tengah derasnya perkembangan teknologi perbankan, tumbuh kisah sederhana yang penuh dari pelosok Nusantara. Kisah tentang AgenBRILink, wajah inklusi keuangan yang hadir lebih dekat, lebih hangat, dan menjadi bagian penting dari denyut ekonomi warga desa.
Seperti yang dijalani Hadrian, pemilik warung kecil yang ada di Pulau Kerayaan, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Di pulau kecil yang dikelilingi hamparan lautan biru dengan hasil laut yang melimpah, ia berhasil tumbuh dan semakin kuat.
Jika dahulu bangunan warungnya hanya berupa papan yang mulai lapuk termakan usia dan cuaca, kini sudah berdiri kokoh dengan dinding beton. Bukan semata-mata karena usaha sembakonya yang semakin berkembang, tetapi karena peran baru yang disandang Hadrian sejak tahun 2016 sebagai AgenBRILink
“Alhamdulillah sejak menjadi AgenBRILink, pendapatan dari warung saya meningkat signifikan. Selain dapat komisi dari tiap transaksi, secara tidak langsung juga menjadi bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan di sekitar sini,” ungkapnya.
Transformasi Warung Kecil Jadi Pusat Layanan Keuangan
Warung yang awalnya hanya menyediakan barang kebutuhan pokok, kini menjelma menjadi pusat layanan keuangan bagi warga setempat. Dari pagi hingga malam, warga yang sebagian besar nelayan, datang silih berganti.
Tak hanya menukarkan uang hasil tangkapan melaut, tetapi juga melakukan transaksi tarik tunai, setor tabungan, hingga transfer uang kepada sanak keluarga yang ada di kota.
“Sejak tahun 2016 menjadi AgenBRILink, Alhamdulillah warung ini selalu ramai. Warga banyak yang mengirim uang untuk keluarga yang merantau atau sekolah di luar kota,” kata Hadrian.
Keberadaan AgenBRILink bagi warga di Pulau Kerayaan, ibarat napas baru. Sekaligus penguat denyut nadi bagi perekonomian di daerah tersebut.
Bayangkan saja, transaksi yang sebelumnya memakan waktu dan jalur yang cukup panjang, kini dapat dilakukan di warung kecil milik Hadrian.
Tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor kecamatan maupun menuju pusat kota yang harus menyeberang lautan dan dilanjutkan perjalanan darat.
“Sekarang cukup ke sini, semua transaksi langsung masuk real time,” ujar Hadrian yang akrab dipanggil Ian, sambil melayani pembayaran listrik oleh salah seorang warga.
Transaksi Real Time, Akses Ekonomi Lebih Hidup
Kehadiran AgenBRILink di wilayah yang sulit akses perbankan, seperti Pulau Kerayaan, memberikan kemudahan besar. Dengan sistem transaksi real time, warga dapat menerima kiriman uang dengan seketika, membayar tagihan tanpa antre panjang, hingga mengembangkan usaha kecilnya dengan lebih lancar.
Bagi para pelaku UMKM, layanan ini seperti ruang bernapas yang baru. Perputaran modal menjadi lebih cepat, pembayaran ke pemasok tidak lagi tertunda, dan pembukuan transaksi lebih tertib.
“Kalau ada pesanan mendadak, saya tidak pusing lagi. Pembayaran pelanggan langsung masuk dan bisa saya tarik di sini,” ungkap Nursiah, pemilik warung makan setempat.
Menggerakkan Perekonomian Desa
AgenBRILink bukan hanya menghadirkan layanan keuangan, tetapi juga mendorong efek berganda bagi perekonomian desa. Perputaran uang menjadi lebih cepat, transaksi lebih aman, dan peluang usaha baru bermunculan. Mulai dari kios kecil, layanan pembayaran, hingga kelompok simpan pinjam masyarakat.
Bagi warga, AgenBRILink seolah menghadirkan “bank kecil” di tengah kampung, lengkap dengan suasana kekeluargaan yang tetap terjaga.
Mendekatkan Layanan, Menguatkan Desa
Seiring berjalannya waktu, agen seperti Hadrian tidak hanya menjadi penyedia layanan, tetapi juga sosok yang dipercaya warga dalam urusan keuangan. Hubungan personal inilah yang membuat AgenBRILink menjadi bagian penting dari kekuatan ekonomi desa.
“Bagi kami, layanan dekat rumah ini sangat membantu. Kami merasa tidak tertinggal lagi,” ujar Mukhtar, guru desa yang rutin mengirim uang kepada anaknya di luar kota.
Di tengah arus digitalisasi nasional, AgenBRILink menjadi jembatan yang merangkul masyarakat pelosok. Dengan layanan yang kian lengkap serta transaksi real time, agen-agen ini menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa pelan, pasti, dan mengakar.
Di balik rumah-rumah kayu dan jalan tanah yang membelah perkampungan, denyut ekonomi lokal kini bergetar lebih cepat. Di pusatnya, ada sebuah warung kecil dengan papan biru bertuliskan “AgenBRILink”, tanda bahwa perubahan besar bisa lahir dari tempat yang sederhana.
BRI: Jaringan Kuat di Pelosok, Layanan Semakin Inovatif
Regional CEO BRI Region 14 Banjarmasin, Novian Supriatno, menegaskan komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan hingga wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Hal itu sesuai dengan semangat “Bersama Rakyat Indonesia Maju”, yang mencerminkan semangat BRI untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Sekaligus mendorong kemajuan bangsa melalui kontribusi nyata di berbagai sektor.
Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan memanfaatkan VSAT satelit, sebagai solusi konektivitas di daerah 3T.
“Dengan jaringan satelit, layanan perbankan dan program pemerintah tetap berjalan meski infrastruktur terbatas. BRI juga melakukan pemeliharaan jaringan secara berkala untuk menjaga stabilitas layanan,” ucap Novian saat dikonfirmasi.
Penguatan sistem digital juga bertujuan untuk membuat transaksi lebih cepat, andal, dan minim gangguan. Sehingga akses layanan perbankan dari BRI dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Diversifikasi Layanan Perbankan yang Aman dan Mudah
Tak hanya itu, saat ini BRI juga memaksimalkan diversifikasi layanan perbankan mereka untuk memaksimalkan pelayanan kepada nasabah. Mulai dari pembayaran tagihan, transfer antarbank, top-up, tarik tunai e-wallet, hingga pembiayaan mikro.
Dalam hal ini, AgenBRILink turut menjadi bagian dari model bisnis kemitraan strategis BRI dalam memperluas layanan.
Dari sisi keamanan, AgenBRILink sudah mendapat edukasi keamanan siber agar layanannya tetap aman. Sistem tersebut juga sudah terintegrasi dengan ekosistem digital nasional, termasuk QRIS dan e-commerce.
Hal itu juga sejalan dengan komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, untuk mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Agen BRILink.
Penulis : Ikhsan Makkawali
Editor: Rizki


