lenterakalimantan.com, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong menggelar bimbingan teknis (bimtek) Rancangan Tenaga Kerja (RTK) Mikro, di Aston Tanjung City Hotel, Kamis (4/11/2025).
Bimtek digelar selama dua hari, pada tanggal 4 dan 5 Desember 2025 dengan 25 peserta. Mereka berasal dari 20 perusahaan BUMN/BUMD dan swasta di daerah tersebut.
Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi, mengalungkan tanda pengenal peserta serta menyerahkan peralatan tulis.
Plt. Kepala Disnaker Tabalong, Hady Ismanto, melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja sektoral dan wilayah secara detail (mikro).
Selain itu juga, menjadi acuan penyusunan program pelatihan, pemagangan, sertifikasi, dan penempatan tenaga kerja.
“Penyusunan RTK Mikro ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih terarah, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah serta keberlanjutan bisnis perusahaan,” katanya.
Hady menuturkan, di tingkat daerah, penyusunan RTK Mikro menjadi instrumen penting dalam mendukung penyusunan kebijakan ketenagakerjaan, pemetaan kebutuhan tenaga kerja, penentuan program peningkatan kompetensi, serta sinkronisasi data antar perangkat daerah hingga ke desa/kelurahan.
“RTK Mikro juga mendukung implementasi program strategis, termasuk pemenuhan target 15.000 Tenaga Kerja Terampil di Kabupaten Tabalong, sehingga setiap program pelatihan benar-benar sesuai kebutuhan riil dunia kerja,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menyampaikan bahwa penyusunan RTK Mikro bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi. Tetapi menjadi pedoman penting bagi kita dalam menyusun kebijakan, program, dan strategi di bidang ketenagakerjaan.
“Kita ingin agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Tabalong meyakini bahwa perusahaan yang memiliki perencanaan tenaga kerja yang baik akan tumbuh lebih stabil, lebih kompetitif, dan lebih mampu menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.
Editor: Rizki


