lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Gelar Pasukan sekaligus pemeriksaan peralatan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya yang dipicu cuaca ekstrem dan dinamika hidrometeorologi. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Gunung Tinggi, Kamis (4/12/2025).
Apel tersebut diikuti berbagai unsur, yakni Kodim 1022/Tanah Bumbu, Polres Tanah Bumbu, Mako Brimob Batalyon B Pelopor Tanah Bumbu, Batalyon Teritorial Pembangunan 628/BMW, Basarnas Batulicin, Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Dinas Perhubungan, Tagana Dinas Sosial, KPH Kusan, TRC BPBD Tanah Bumbu, Manggala Agni, dan Tim Rescue Arutmin Indonesia Site Batulicin.
Selain itu hadir pula Tim Jhonline Fire Rescue, PKJR Rescue Tanah Bumbu, PMI, PT Borneo Indo Bara, ORARI, RAPI Wilayah Tanah Bumbu, MPC Pemuda Pancasila, MDMC Muhammadiyah, KNPI Tanah Bumbu, serta Senkom Tanah Bumbu.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati.
Dalam sambutannya, Yulian Herawati menyampaikan bahwa apel ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi bencana.
Menurutnya, apel gelar pasukan dan pemeriksaan peralatan memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.
“Kita ingin memastikan seluruh komponen daerah, dari tingkat kabupaten hingga desa, memiliki pemahaman dan kewaspadaan yang memadai terhadap ancaman yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Kedua, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta pihak terkait lainnya dalam penanggulangan bencana. Ia berharap sinergi tersebut dapat membuat respons daerah semakin cepat, tepat, dan efektif.
Ketiga, apel ini juga menjadi sarana mengukur kekuatan serta kapasitas daerah dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Yulian menegaskan bahwa apel tidak hanya memastikan kesiapan personel, tetapi juga kelengkapan sarana prasarana, sistem komando, komunikasi, dan kesiapan operasional sejak dini.
“Bencana memang tidak dapat dihindari sepenuhnya, tetapi dapat kita kurangi risikonya melalui langkah mitigasi, peningkatan kapasitas, dan respons yang baik,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Sekda Tanah Bumbu itu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel, relawan, dan pihak yang selama ini aktif bekerja dalam penanggulangan bencana di Tanah Bumbu.
“Kita pastikan Tanah Bumbu selalu siaga, tangguh, dan terus berkoordinasi dalam menghadapi potensi bencana,” tutupnya.
Editor: Muhammad Tamyiz


