lenterakalimantan.com, KANDANGAN – Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Anggota DPRD Kalsel Dapil IV hadir dalam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ke-75 yang digelar di Lapangan Lambung Mangkurat, Selasa (2/12) pagi. Kehadiran jajaran legislatif provinsi ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus penegasan dukungan terhadap arah pembangunan HSS.
Pembukaan acara diawali Tari Kolosal “Maharu Dodol Kandangan”, tarian yang menampilkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat HSS dalam tradisi pembuatan dodol Kandangan. Makna budaya tersebut diapresiasi DPRD Kalsel sebagai simbol bahwa pembangunan yang kokoh harus bertumpu pada kekuatan sosial dan kearifan lokal.
Dengan mengusung tema “Banua Rakat Maju, Semangat Kada Landu”, peringatan Hari Jadi tahun ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemkab HSS, Pemprov Kalsel, dan DPRD Kalsel.
Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen untuk terus mengawal kemajuan HSS.
“Momentum 75 tahun ini mengingatkan kita bahwa kolaborasi antara provinsi dan kabupaten harus semakin diperkuat,” ujarnya.
Acara juga dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, yang mewakili Gubernur H. Muhidin. Ia memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif.
“HSS adalah contoh daerah yang terus tumbuh karena masyarakatnya rakat, semangatnya tidak pernah landu. Saya yakin HSS akan semakin maju dan memberi kontribusi besar bagi Banua,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati HSS H. Syafruddin Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama dari DPRD Kalsel.
“Dukungan legislatif dan seluruh elemen pemerintah sangat kami perlukan untuk mewujudkan HSS yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.
Pada puncak perayaan ini, hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Kalsel Dapil IV, antara lain Wakil Ketua DPRD Kalsel H. M. Alpiya Rakhman, H. Kartoyo, Desy Oktavia Sari, Hj. Hariyatie, H. Iberahim Noor, Habib Yahya Assegaf, H. Ardiansyah, dan Yudhistira Bayu Budjang.
Editor : Tim Redaksi


